nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Calon Presiden Brasil, Bolsonaro Ditusuk Saat Berkampanye

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 07 September 2018 09:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 07 18 1947288 calon-presiden-brasil-bolsonaro-ditusuk-saat-berkampanye-04WtQ5uGgL.jpg Kandidat Presiden Brasil, Jair Bolsonaro. (Foto: Reuters)

JUIZ DE FORA – Jair Bolsonaro, kandidat favorit dalam pemilihan presiden Brasil mendatang, ditusuk saat sedang berkampanye di bagian tenggara Negeri Samba. Pria yang dijuluki “Trump dari Tropis” itu dilaporkan mengalami luka di bagian perutnya.

Melalui posting di Twitter, putra Bolsonaro, Flavio mengatakan bahwa ayahnya ditusuk di bagian perut saat menghadiri kampanye di Kota Juiz de Fora. Flavio mengatakan, Jair hanya menderita luka ringan dan nyawanya sudah tidak berada dalam bahaya.

Sebuah video yang beredar di media sosial merekam kejadian saat Bolsonaro dibawa ke ambulans di antara kerumunan orang setelah dia ditusuk. Sementara video lain memperlihatkan seseorang menusukkan pisau ke perut Bolsonaro saat menyemangati para pendukungnya.

Tersangka pelaku penusukan dilaporkan telah ditahan pihak berwenang. Demikian dilaporkan RT, Jumat (7/9/2018).

Bolsonaro adalah sosok kontroversial dalam perpolitikan Brasil. Mantan kapten militer dan anggota Partai Sosial Liberal itu dikenal sering mengkritik para pelaku hubungan sesama jenis dan menunjukkan simpati pada pemerintahan diktator Brasil yang berlangsung dari 1964-1985.

Namun, baru-baru ini dia mendapatkan popularitas karena pesan-pesan anti-korupsi-nya yang keras yang disampaikan di saat para elit penguasa Brasil terperosok dalam skandal korupsi jutaan dolar. Dia bahkan dijuluki sebagai "Trump dari tropis" oleh beberapa media kesamaan strategi kampanyenya dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Seperti Trump, Bolsonaro juga menyatakan dirinya sebagai politikus pro-senjata api dan anti-status quo yang berusaha menghapuskan dominasi elit di Brasil yang korup. Dia juga berjanji akan menarik Brasil keluar dari Perjanjian Iklim dan menjauhi pemerintahan yang ‘politically correct’ jika nantinya terpilih.

Meski memiliki kepopuleran di mata rakyat Brasil, sejauh ini Bolsonaro masih belum dapat membentuk koalisi dengan kekuatan-kekuatan politik besar di Brasil.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini