nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tawarkan Gadis Belia ke Pria Hidung Belang via Online, Waria Diciduk

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 19 September 2018 18:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 19 340 1952794 tawarkan-gadis-belia-ke-pria-hidung-belang-via-online-waria-diciduk-Uoe0wJ4oFs.jpg Ilustrasi Prostitusi (foto: Shutterstock)

MAKASSAR - Seorang waria berinisial SU alias Eva (20) ditangkap karena diduga berperan sebagai mucikari prostitusi online di Makassar. Kasus ini berhasil diungkap oleh Tim Resmob Polsek Panakukang, Makassar. Tiga gadis di bawah umur juga ikut diamankan.

Mereka yang ikut diamankan polisi yakni gadis berinisial IM(17), GA (15), SC (15). Sedangkan satunya lagi bocah laki-laki, AN (17) teman dekat salah satu korban.

Anak-anak ini diamankan di sebuah wisma yang ada di Jalan Pengayoman, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 18 September sekira pukul 20.00 Wita.

Mucikari Jadi Mucikari Prostitusi Online di Makassar (foto: Herman A/Okezone) 

Panit II Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Panakkukang, Ipda Robert Harianto Siga mengatakan, terbongkarnya kasus ini berawal saat adanya laporan warga.

Di mana, kata Robert, ada sebuah wisma di Jalan Pengayoman yang kerap dijadikan tempat pertemuan para gadis yang diduga melakukan tindakan asusila.

"Sehingga mendapat laporan tersebut anggota kami bergerak ke lokasi guna melakukan penggerebekan," kata Robert saat ditemui di Posko Resmob Panakukang, Makassar.

Robert menjelaskan, modus yang digunakan anak-anak belia ini, untuk mencari pria hidung belang yakni menggunakan aplikasi oborolan di media sosial. Diobrolan itu ketiga gadis belia ini melakukan transaksi dengan para calon pelanggannya.

"Di mana tarif yang patok mencapai Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Termasuk dengan harga sewa kamar di wisma tersebut," terang Robert

Prostitusi Online di Makassar (foto: Herman A/Okezone)	Prostitusi Online di Makassar (foto: Herman A/Okezone) 

Sementara mucikari itu dihadapan polisi mengakui berperan membantu mencari pelanggang bagi ketiga gadis belia ini. "Waria mucikari mencari pelanggan bagi ke tiga anak-anak ini. Jika dia berhasil maka akan mendapat upah sekali transaksi Rp100 ribu sampai Rp200 ribu," jelas Robert

Menurutnya, kasus ini selanjutnya akan diserahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar. "Setelah kami interogasi. Selanjutnya kami limpah kasus ini ke Unit PPA Polrestabes Makassar," kata Robert.

Dari tangan waria mucikari tersebut, polisi menemukan kondom yang digunakan untuk melayani pria hidung belang. Selain itu, ada juga tiga unit ponsel yang digunakan berkomunikasi dengan calon pelanggangnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini