"Tidak keluar hanya peringatan dan diberitahu orangtua karena pendidikan enggak hanya di kampus saja. Tindakannya kan mereka sudah tahu pas masuk peraturan akademiknya apa saja mereka sendiri yang tandatangan tidak akan terlibat narkoba redikalisme kekerasan akan diproses baik yang terlibat langsung atau ikut-ikutan akan diberi sanksi berjenjang. Mulai dari peringatan kemudian skorsing supaya ini tidak berlanjut terus," pungkasnya.
(Baca Juga : Tawuran Dua Fakultas di Universitas Pancasila Dipicu Perselisihan saat Main Futsal)
Sebelumnya diberitakan, insiden tawuran antar fakultas pecah di dalam Universitas Pancasila, Lenteng Agung Jakarta Selatan, Sabtu 15 September 2018 dinihari. Aksi memalukan perkelahian antara mahasiswa Fakultas Hukum dan Fakultas Tekhnologi itu membuat suasana didalam kampus mencekam.
Nampak di dalam video dan foto yang beredar sejumlah mahasiswa membawa bambu panjang dan batu saat menyerang kedalam salah satu fakultas yang berseteru. Hasilnya pintu bagian depan fakultas yang terbuat dari kaca pecah berantakan. Sejumlah batu pun masih nampak berserakan di lantai fakultas bersama pecahan kaca dan botol.
(Erha Aprili Ramadhoni)