nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diduga Pisahkan Siswa Muslim dari Hindu dalam Kelas, Sekolah di India Banjir Kecaman

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 17:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 11 18 1962724 diduga-pisahkan-siswa-muslim-dari-hindu-dalam-kelas-sekolah-di-india-banjir-kecaman-k9QddYIPWY.jpg Foto: Reuters.

NEW DELHI – Salah satu sekolah dasar di India mendapat kecaman setelah diduga memberlakukan kebijakan yang mirip rezim apartheid dengan memisahkan siswa Muslim dengan Hindu dalam kelas.

Sekolah di Desa Wazirabad di Delhi mendapat sorotan setelah dilaporkan menempatkan siswanya berdasarkan agama. Berdasarkan catatan absen yang dianalisa oleh media lokal Indian Express, siswa Hindu dan Muslim dipisahkan, dengan kelas IA misalnya, memiliki 36 siswa Hindu sementara kelas IB diisi oleh 36 siswa Muslim.

BACA JUGA: Polisi di India Pukuli Seorang Perempuan Karena Bergaul dengan Pria Muslim

Singh Serawat, guru yang bertugas mengorganisir sekolah itu setelah kepala sekolahnya mengundurkan diri pada Juli, menolak tuduhan pemisahan siswa berdasarkan agama tersebut. Dia mengatakan, “perombakan” kelas adalah “prosedur standar” di semua sekolah untuk memastikan terciptanya "kedamaian, disiplin dan lingkungan belajar yang baik" di sekolah.

Dia mengklaim, siswa-siswanya terkadang bertengkar, tetapi tidak ada hubungannya dengan perbedaan agama.

“Tentu saja anak-anak semuda ini tidak mengerti tentang agama, tetapi mereka bertengkar terkait beberapa hal,” ujarnya sebagaimana dilansir RT, Kamis (11/10/2018).

“Beberapa anak adalah vegetarian, jadi mungkin ada perbedaan, dan seterusnya. Kami harus menjaga kepentingan semua guru dan siswa. ”

Namun, seorang sumber mengatakan kepada Indian Express bahwa perombakan berdasarkan agama itu baru terjadi setelah Serawat mengambil alih posisi menggantikan kepala sekolah. Dugaan pemisahan tersebut mengundang kecaman dari warganet yang menyuarakan kemarahan mereka melalui Twitter.

Banyak di antara mereka yang menyatakan bahwa tidak seharusnya anak-anak ditempatkan dalam sebuah sistem yang memecah belah.

BACA JUGA: Dicurigai Selundupkan Sapi, Pria Muslim di India Dipukuli Sampai Tewas

Departemen Pendidikan dari Korporasi Delhi Utara (NDMC) yang dipimpin partai berkuasa BJP pada Rabu dilaporkan mengirim seorang pejabat untuk memeriksa sekolah itu untuk memverifikasi mengenai tuduhan tersebut.

Sumber-sumber di NDMC yang dikutip oleh Press Trust of India (PTI) mengatakan bahwa jika klaimnya ternyata benar, akan ada tindakan tegas yang diambil terhadap mereka yang bertanggung jawab.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini