nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gempa Situbondo 6,3 SR Akibat Aktivitas Zona Back Arc Thrust, Berjenis Dangkal

Antara, Jurnalis · Kamis 11 Oktober 2018 07:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 11 519 1962464 gempa-situbondo-6-3-sr-akibat-aktivitas-zona-back-arc-thrust-berjenis-dangkal-f1pBr9xAfD.jpg Rumah di Sumenep hancur akibat gempa di Situbondo. (Foto: Ist)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menggolongkan gempa bumi di Situbondo berkekuatan 6,3 skala Richter (SR) Pukul 01.44.57 WIB sebagai gempa jenis dangkal.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang diperkirakan akibat aktivitas patahan di zona back arc thrust," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono di Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Dia mengatakan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi di wilayah Laut Bali itu dibangkitkan deformasi atau pemisahan batuan dengan mekanisme pergerakan sesar naik. Guncangan gempa itu, kata dia, dilaporkan dirasakan di daerah Denpasar dalam skala intensitas III-IV MMI. Sementara kawasan Karangkates, Gianyar, Lombok Barat, Mataram, Pandaan di angka III MMI.

Foto: Ist

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," katanya.

(Baca juga: Gempa 6,3 SR Situbondo Menewaskan 3 Warga Sumenep)

Sebelumnya, pada Kamis pukul 01.44.57 WIB wilayah Laut Bali diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa berkekuatan 6,4 SR yang dimutakhirkan menjadi 6,3 SR.

Episenter gempa terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT atau di laut pada jarak 55 kilometer arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Propinsi Jawa Timur pada kedalaman 12 kilometer.

Data sementara dampak gempa bumi yang mengguncang Situbondo, Jawa Timur, dilaporkan 3 orang meninggal dunia dan beberapa rumah mengalami kerusakan. Daerah yang terparah adalah di Kecamatan Gayam Kabupaten Semenep Jawa Timur.

Hal tersebut didapat dari keterangan tertulis yang dilansir Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho yang diterima Okezone.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini