nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Komnas PA Nilai Grup Medsos Gay di Garut Menyalahi Aturan Hidup

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Sabtu 13 Oktober 2018 07:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 13 525 1963486 komnas-pa-nilai-grup-medsos-gay-di-garut-menyalahi-aturan-hidup-0DH0rbJDM8.jpg Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menyatakan grup gay siswa SMP/SMA di Garut sudah menyalahi aturan hidup. Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengatakan, dalam aturan hidup diatur oleh hukum agama, etika sosial, dan norma hukum.

"Grup Facebook (gay siswa SMP/SMA) di Garut sudah melanggar etika sosial. Ketika anak ramaja sudah memperdagangkan kepada orang lain, baik pada sesama usianya, lalu mereka memperkenalkan atau mempertontonkan, itu merupakan tindakan melanggar etika dan moral," kata Arist kepada Okezone, Sabtu (13/10/2018).

(Baca juga: Warga Muslim Garut Harapkan Adanya Perda Anti-LGBT)

Selanjutnya aksi tersebut juga bertentangan dengan hukum positif di Indonesia, yakni perbuatan menyukai sesama jenis masih ke dalam kategori pornografi.

"Ini juga melanggar norma hukum. Ini tidak dibenarkan, dan ini tidak lazim. Kan itu bisa saja bagian dari pornografi dan seterusnya," ucap dia.

Kemudian jika menggunakan pendekatan agama, tentunya orentasi seksual yang menyimpang tetap tidak dibenarkan.

(Baca juga: Polisi Buru Pembuat Akun Medsos Grup Gay di Garut)

"Dalam agama juga tidak dibenarkan. Jadi saya kira karena itu tindak pidana, saya menilai perlu satu penengakan hukum untuk memberhentikan situs itu. Lalu kejadian ini harus jadi refleksi dan aksi dari orangtua kenapa anak jadi berkelompok bangun grup dalam kerangka menawarkan diri dalam seksual menyimpang," tuturnya.(han)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini