nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Kericuhan saat Pemungutan Suara Ulang Pilkada Sampang, Polda Jatim Kerahkan 450 Personel

Syaiful Islam, Jurnalis · Selasa 16 Oktober 2018 13:50 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 16 519 1964687 antisipasi-kericuhan-saat-pemungutan-suara-ulang-pilkada-sampang-polda-jatim-kerahkan-450-personel-F3emeEbyxc.jpg Ilustrasi polisi apel. (Dok Okezone)

SURABAYA – Pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, digelar pada 27 Oktober 2018. Berbagai persiapan dilakukan aparat kepolisian maupun TNI untuk mengamankan pelaksanaan PSU.

Salah satunya dengan menggelar apel sinergitas polri dan TNI di Kodim Sampang, Selasa (17/10/2018), yang dipimpin oleh Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan dan Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Arif Rachman.

Dalam pengamanan PSU, Polda Jatim akan mengirimkan 450 personel untuk membantu polres Sampang, sementara yang BKO untuk TNI dan Polri di Sampang sebanyak 500 anggota.

"Saya berharap dengan sinergitas yang sudah terjalin dengan baik bisa menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, serta PSU di Sampang dapat berjalan dengan lancar, aman dan kondusif," ucap Kapolda Jatim Irjen Luki.

Hal senada juga diungkapkan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera. Ia menyatakan, saat ini TNI dan Polri yang BKO di Sampang berjumlah 500 personel. Kemudian akan ditambah 450 personel lagi dari Polda Jatim untuk mengamankan PSU di Sampang.

Hal tersebut dilakukan supaya pelaksanaan PSU di sampang bisa berjalan lancar dan aman, sehingga masyarakat bisa menyalurkan aspirasi politik sesuai dengan pilihan hati, tidak ada intervensi dari pihak mana pun.

Ilustrasi (Shutterstock)

"Semua diwaspadai dan semua TPS menjadi prioritas. Kami berharap pelaksanaan PSU nanti berjalan kondusif," papar Barung.

Apel sinergitas Polri dan TNI juga dihadiri Karoops Polda Jatim, Dirintelkam Polda Jatim dan Kabidpropam Polda Jatim, pejabat utama Kodam V Brawijaya, Kapolres Sampang, Forpimda Kabupaten Sampang dan seluruh anggota TNI-Polri, Satpol PP, dan Dishub Kabupaten Sampang.

Setelah apel, Kapolda Jatim menanam pohon sawo kecik di halaman Kodim 0828 Sampang. Ini sebagai bentuk kepedulian Kapolda Jatim terhadap lingkungan dan sinergitas TNI-Polri.

Seperti diketahui, pasangan Hermanto-Suparto mengajukan gugatan terkait perselisihan hasil pilkada Sampang ke MK. Pasangan mantap ini menuding telah terjadi pelanggaran dalam proses pilkada Sampang.

(Baca Juga : Pemungutan Suara Ulang Pilkada Sampang Digelar 27 Oktober)

Pasangan Hermanto-Suparto kalah dari pasangan Slamet Junaidi-Abdullah Hidayat dengan selisih 4.445 suara. Pasangan Hermanto-Suparto meraih 252.676 suara, sementara pasangan Slamet Junaidi-Abdullah mendapat 257.121 suara.

Kemudian MK mengabulkan gugatan pasangan Hermanto-Suparto dengan memutuskan PSU Pilkada Sampang dengan mendasarkan pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah diperbaiki.

(Baca Juga : Pengamanan di Sampang Diperketat Pasca-Putusan MK Pilkada Diulang)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini