Polisi Rekonstruksi Kasus Air PDAM Berwarna Merah Darah di Dekat Rumah Jokowi

Bramantyo, Okezone · Sabtu 20 Oktober 2018 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 20 512 1966652 polisi-rekonstruksi-kasus-air-pdam-berwarna-merah-darah-di-dekat-rumah-jokowi-pO9LNGl9xp.jpg Polda Jateng Gelar Rekonstruksi Pencemaran Air PDAM Berwarna Merah Darah di Dekat Rumah Jokowi (foto: Bramantyo/Okezone)

SOLO - Tim dari Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Jateng gelar rekonstruksi kasus pencemaran air PDAM Surakarta yang diduga berasal dari limbah salah satu pabrik kimia yang terletak di Jalan Adi Soemarmo, Banyuanyar, Solo, tak jauh dari kediaman pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sabtu (20/10/2018).

Rekonstruksi dimulai sekira pukul 10.00 WIB di sekitar lokasi pabrik kimia. Ada sekitar 8 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi tersebut. Adegan pertamanya dimulai dari salah satu rumah warga yang pertama kali mengetahui air PDAM berwarna merah darah. Letak rumah warga kebetulan tepat di belakang lokasi pabrik.

(Baca Juga: Air PDAM Dekat Rumah Jokowi di Solo Tiba-Tiba Berwarna Merah Darah)

Polda Jateng Gelar Rekonstruksi Pencemaran Air PDAM Berwarna Merah Darah di Dekat Rumah Jokowi (foto: Bramantyo/Okezone)	Polda Jateng Gelar Rekonstruksi Pencemaran Air PDAM Berwarna Merah Darah di Dekat Rumah Jokowi (foto: Bramantyo/Okezone) 

Kemudian, saksi melihat air selokan juga berwarna merah, dan saat ditelusur selokan berasal dari pabrik kimia PT MCL. Untuk adegan selanjutnya dilakukan di dalam pabrik dan media dilarang untuk meliput.

Ada delapan adegan dalam rekonstruksi dugaan pencemaran air PDAM. Direskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Moh Hendra Suhartiyono mengatakan pihaknya sudah memeriksa enam orang saksi.

Empat orang saksi di antaranya berasal dari PT MCL. Yakni pemilik pabrik, staf admin, kepala produksi, dan kuli bangunan. Sementara, dua saksi lainnya direktur teknik dan petugas lapangan. Setelah rekonstruksi akan bertambah lagi saksi yang diperiksa 4 sampai 5 orang.

Beberapa saksi tersebut akan dimintai keterangan. Salah satunya adalah dari Dinas Lingkungan Hidup. "Setelah dari sini kita akan melakukan gelar perkara di Polda. Dari gelar perkara nanti akan kita tentukan tersangkanya," jelas Hendra.

Polda Jateng Gelar Rekonstruksi Pencemaran Air PDAM Berwarna Merah Darah di Dekat Rumah Jokowi (foto: Bramantyo/Okezone)Polda Jateng Gelar Rekonstruksi Pencemaran Air PDAM Berwarna Merah Darah di Dekat Rumah Jokowi (foto: Bramantyo/Okezone) 

Saat ditanyakan alasan kasus pencemaran ini diambil alih oleh Polda Jateng, menurut Moh Hendra bukan berarti Polresta Solo tidak mampu menanganinya. Namun, pihaknya melihat ada kesibukan lain yang harus diungkap Polresta Solo sehingga kasusnya diambil alih Polda Jateng.

Terkait masalah lingkungan hidup ini ada beberapa kretaria yang harus di ungkap dan digali, sementara itu Polda itu lapis kemampuan. Dan pihakSementara itu kita lihat polresta ada kesibukan.

(Baca Juga: Bareskrim Perintahkan Direskrimsus Polda Jateng Ambil Alih Kasus Air PDAM Berwarna Merah) 

"Mungkin (kasusnya) waktunya tidak terlalu panjang akhirnya kita take over. Jadi bukan masalah tidak mampu, semua mampu itu penyidik," tandasnya.

Polda Jateng Gelar Rekonstruksi Pencemaran Air PDAM Berwarna Merah Darah di Dekat Rumah Jokowi (foto: Bramantyo/Okezone)Polda Jateng Gelar Rekonstruksi Pencemaran Air PDAM Berwarna Merah Darah di Dekat Rumah Jokowi (foto: Bramantyo/Okezone)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini