
Mengenai sanksi minyak, kami pernah mengalaminya pada periode sebelumnya dan kami juga bisa melewatinya, ” kata seorang pria bernama Moaref sebagaimana dilansir RT, Senin (5/11/2018). Sementara seorang perempuan bernama Tahereh mengatakan, meski dampaknya mungkin tidak terlihat di pasar, “sanksi itu pasti akan mempengaruhi kehidupan warga Iran”.
BACA JUGA: Trump Tarik Amerika Serikat Keluar dari Kesepakatan Nuklir Iran
Tanggal 4 November menandai 39 tahun sejak pengambilalihan kedutaan AS pada 1979. Saat itu mahasiswa Iran menyerbu kompleks diplomatik AS, menyandera 52 staf kedutaan selama 444 hari sampai krisis diakhiri pada Januari 1981. Insiden tersebut menyebabkan Iran dan AS memutuskan hubungan diplomatik yang sampai hari ini tak pernah dipulihkan.
Iran merayakan peristiwa itu setiap tahunnya sebagai sebuah pukulan keras terhadap Washington yang mendukung diktator Shah Mohammad Reza Pahlevi, sampai pemerintahannya digulingkan pada 1979. Lokasi bekas kedutaan AS yang disebut sebagai “sarang mata-mata” oleh warga lokal itu kini dijadikan pusat budaya.
(Rahman Asmardika)