nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polemik Bendera Tauhid di Rumah Habib Rizieq Menyedot Atensi Publik

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 07 November 2018 23:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 07 337 1974803 polemik-bendera-tauhid-di-rumah-habib-rizieq-menyedot-atensi-publik-yMXgt131j3.jpg Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (Foto: Okezone)

JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sempat diperiksa oleh pihak kepolisian Arab Saudi terkait pemasangan bendera bertuliskan kalimat tauhid di belakang rumahnya. Bendera tersebut dianggap oleh otoritas Kerajaan Arab Saudi sebagai simbol organisasi yang telah dilarang.

Diperiksanya Habib Rizieq menyedot atensi publik di Tanah Air. Kabar tersebut pun langsung jadi pembahasan publik baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kritiyanto mengungkapkan bahwa kejadian yang menimpa Habib Rizieq adalah sebuah pembelajaran tentang kepatuhan untuk menaati hukum yang ada di sebuah negara.

"Kami menerima penjelasan dari pak Dubes ada pengibaran bendera yang juga dinyatakan terlarang, itu kan menunjukkan tertib hukum juga. Arab Saudi kan seperti itu," tuturnya.

(Baca Juga: Habib Rizieq Dikabarkan Ditangkap di Arab Saudi)

Oleh sebab itu, jelas Hasto, sudah sepantasnya Republik Indonesia meniru ketegasan pemerintah Arab Saudi dalam menegakan aturannya. "Ya kita harus tertib hukum," tutupnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab, Eggi Sudjana pun memastikan bahwa bukan kliennya yang memasang bendera bertuliskan kalimat Tauhid itu. Eggi menuduh ada orang yang tidak bertanggung jawab sengaja memasang bendera tersebut.

"Yang saya tahu itu ada orang iseng atau sengaja dinding rumah dipasang bendera (kalimat Tauhid)," katanya kepada wartawan.

Diperiksanya Habib Rizieq di Arab Saudi pun langsung jadi perhatian publik. Sehari setelah kabar itu tersiar, hastag #BenderakuHanyaSatu menjadi trending topic Indonesia di media sosial Twitter, Rabu (7/11/2018).

Melalui tagar #BenderakuHanyaSatu, pengguna Twitter menyerukan bahwa Indonesia hanya memiliki satu bendera yaitu Sang Saka Merah Putih. Selain Merah Putih, bukan bendera Indonesia.

(Baca Juga: Habib Rizieq Diperiksa Polisi Saudi, Polri Serahkan Sepenuhnya ke Kemenlu)

“Kami terdiri dari berbagai macam suku, ras dan agama yang berbeda, tapi kami adalah satu Indonesia dengan satu bendera yaitu Sang Saka Merah Putih #BenderakuHanyaSatu,” cuit akun @uchenuteh.

Cuitan-cuitan netizen di Twitter juga banyak yang mengingatkan kembali pada sejarah pembuatan Sang Saka Merah Putih.

“Ibu Fatmawati ketika sedang menjahit Bendera Merah Putih yang akhirnya menjadi Bendera Pusaka #BenderakuHanyaSatu,” cuit @SarishaBening sambil mengunggah foto hitam putih bergambar Ibu Negara Fatmawati yang sedang menjahit Sang Saka Merah Putih.

Cuitan netizen soal sejarah juga banyak yang membicarakan soal Insiden Hotel Yamato Surabaya (sekarang Hotel Majapahit) pada 10 November 1945, yang tiga hari lagi diperingati sebagai Hari Pahlawan. Saat itu, arek-arek Suroboyo merobek bendera Belanda (merah-putih-biru) menjadi Bendera Merah Putih.

(Baca Juga: KBRI Beberkan Kronologi Pemeriksaan Habib Rizieq di Makkah)

“Perjuangan arek-arek Surabaya merobek bendera Belanda. Bukti kecintaan/menghormati kepada Bendera sang saka Merah Putih #BenderakuHanyaSatu,” cuit @Rurouni_Luffy.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini