Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ibunda Pramugari Korban Lion Air di Depan Peti Mati: "Jangan Tinggalkan Ibu Nak"

Avirista Midaada , Jurnalis-Rabu, 14 November 2018 |16:30 WIB
Ibunda Pramugari Korban Lion Air di Depan Peti Mati:
Ibunda dan kerabat pramugari Alfiani, korban Lion Air histeris (Foto: Avirista/Okezone)
A
A
A

MADIUN - Isak tangis keluarga, kerabat, tetangga, dan ratusan pelayat pecah begitu sebuah ambulans bernopol B 1720 SZL tiba di rumah duka salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610, yakni Alfiani Hidayatul Solikah, pukul 12.00 WIB, Rabu (14/11/2018).

Mereka tak kuasa menahan air mata setelah peti mati pramugari Lion Air Alfiani Hidayatul Solikah diturunkan dari ambulans yang membawanya dari perjalanan darat dari Bandar Udara (Bandara) Adi Soemarmo, Solo, pasca-diterbangkan dari Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta.

(Baca Juga: Jenazah Alfiani Pramugari Lion Air JT 610 Dimakamkan di Madiun)

Kerabat di rumah duka sebelum pemakaman Alfiani

Jasad perempuan berusia 20 tahun itu pun langsung disemayamkan di rumah duka di RT 14 RW 07 Dusun Gantrung, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Sang ibu kandung, Alfiani Kartini semakin pecah tangisnya dan berteriak melihat sang anak kandungnya terbujur kaku di dalam peti mati.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement