JAKARTA - Komisi V DPR menggelar rapat kerja dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Basarnas, KNKT, serta BMKG untuk membahas kecelakaan pesawat Lion Air registrasi PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610.
Pesawat tipe Boeing 737 Max 8 itu jatuh di perairan Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada 29 Oktober 2018 setelah dilaporkan hilang kontak.
Ketua Komisi V Fary Djemi Francis mengatakan, pihaknya ingin mendapat penjelasan langsung terkait evakuasi korban, baik dari Basarnas maupun Menteri Perhubungan.

Selain itu, Komisi V DPR juga akan menanyakan rekomendasi KNKT terkait dunia penerbangan Indonesia pasca-kecelakaan tersebut.