
Menurut Soerjanto, KNKT menggunakan berbagai macam metode untuk menemukan CVR di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Salah satunya alat yang bisa mendeteksi benda di bawah permukaan air, bahkan bisa mendeteksi benda yang terpendam lumpur.
"Selanjutnya tim KNKT melanjutkan pencarian CVR dengan beberpa metode dengan menggunakan air resolution sonar sub bottom profiling untuk deteksi benda apa saja yang terendam dalam lumpur," ungkap Soerjanto.
Penyelam profesional dan juga beberapa kamera bantuan juga tetap dilibatkan dalam pencarian CVR ini. Namun penyelam yang diterjunkan tidak dengan sistem scuba demi keselamatan.
(Baca juga: Proses Identifikasi Korban Lion Air JT 610 Dihentikan Besok)