nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Residivis Pengedar Narkoba Dibekuk Polisi saat Konsumsi Sabu

Arsan Mailanto, Jurnalis · Minggu 25 November 2018 18:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 25 340 1982602 residivis-pengedar-narkoba-dibekuk-polisi-saat-konsumsi-sabu-cv2E2Z5gxR.jpg Ilustrasi Narkoba (Foto: Okezone)

PANGKALPINANG - Seorang karyawan swasta berinisial AL alias Lonso, pengedar narkoba jenis sabu berhasil dibekuk petugas kepolisian. Pelaku ditangkap di kamar kost-nya di Kampung Melayu, Bukit Merapin usai menjadi target operasi (TO) Sat Narkoba Pangkalpinang.

"Pelaku merupakan TO Sat Narkoba yang diincar selama ini. Lonso selalu licin dalam melakukan aksinya sebagai pengedar sabu-sabu di Pangkalpinang dan Sungaliat," ujar Kasat Narkoba Polres Pangkalpinang, AKP Rudolf Sitorus kepada awak media di Pangkalpinang, Minggu (25/11/2018).

Menurutnya Kasat Narkoba Polres Pangkalpinang penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat yang resah akan tindakan si pelaku.

"Kita menangkap pelaku atas informasi dari warga, kemudian tim anggota Sat Narkoba langsung melakukan penyelidikan ke daerah tempat kost-an si tersangka. Ternyata di dalam rumah pelaku baru selesai memakai sabu. Anggota melakukan penggeladan dengan disaksikan RT setempat dan pemilik rumah kontrakan," terangnya.

Baca Juga: Peredaran Narkotika Meningkat di Bulan Oktober

Narkoba

Dalam penangkapan itu, lanjut Rudolf petugas kepolisian mendapati sejumlah paket sabu milik tersangka. Selain untuk dipakai sendiri, paket sabu-sabu itu akan dijualnya.

"Dari keterangan tersangka sabu didapat dari orang berinisial G yang tidak pernah dikenal tersangka. Ia mengambil barang itu di suatu tempat di mana sebelumnya G melempar barang tersebut," ungkapnya.

Usut punya usut, Lonso merupakan pengedar narkoba kambuhan. "Jadi pelaku ini residivis kasus narkoba, dulu keluar dari penjara tahun 2016 dihukum 4 tahun penjara," ucap Kasat Narkoba.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa delapan bungkus plastik bening berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu berat bruto 5,27 gram, satu buah pipa kaca masih ada sisa sabu, satu buah sedotan plastik atau skop plastik, satu unit sepeda motor, satu buah alat isap atau bong, satu bal plastik strip bening, dan satu unit smartphone.

"Tersangka diduga melanggar Pasal 114 (1), Pasal 112 (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun," pungkas Kasat Narkoba Polres Pangkalpinang, AKP Rudolf Sitorus.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini