Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Salah Satu Tersangka Pembunuhan Dufi Terlacak Keberadaannya

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Senin, 26 November 2018 |12:55 WIB
Salah Satu Tersangka Pembunuhan Dufi Terlacak Keberadaannya
Pembunuhan (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan pihaknya telah melacak keberadaan dari Zaenal salah satu tersangka kasus pembunuhan Abdullah Fitri Setiawan alias Dufi.

Dedi menyebut, Zaenal merupakan pihak penadah dari kendaraan roda empat Dufi yang dijual oleh satu satu tersangka lainnya yaitu Yudi alias Dasep.

 Baca juga: Polri Lakukan Uji Laboratorium Bercak Darah di Mobil Dufi

"Sudah (terlacak keberadaannya Zaenal) di daerah Lampung," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/11/2018).

Dedi mengatakan saat ini, jajarannya masih melakukan perburuan terhadap Zaenal. Mengingat, para tersangka ini mencoba melarikan diri ke daerah Sumatera dan langsung menghilangkan barang bukti.

 Mobil Dufi

"Mereka langsung melarikan diri dan mencoba menghilangkan barang bukti," tutur Dedi.

 Baca juga: Mobil Dufi Ditemukan di Lampung Utara

Polisi sendiri menemukan mobil milik Dufi yang dibawa pelaku di Lampung Utara, Provinsi Lampung kemarin. Mobil dengan merek Innova berwarna putih dan tanpa plat nomor tersebut ditemukan di depan gudang manisan di Desa Candi Mas Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara.

Sampai saat ini, polisi telah menangkap tiga orang pelaku pembunuhan tersebut. Mereka adalah, Abdullah Fitri Setiawan alias Dufi, yakni M Nurhadi dan istrinya Sari Murni, Yudi Alias Dasep.

 Baca juga: Ada Bercak Darah, Mobil Dufi Dirampas dan Dibawa Kabur ke Lampung Utara

Menurut Dedi, jajarannya saat ini sedang memburu satu orang tersangka lainnya yang berinisial Z. "Oleh karenanya tim sedang melakukan pengejaran terhadap saudara Z," tutup Dedi.

(Fakhri Rezy)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement