Beijing melayangkan protes keras ke Washington setelah kapal angkatan Laut AS setelah dua kapal angkatan laut AS berlayar melalui Selat Taiwan pada 22 Oktober lalu. China menganggap manuver tersebut sebagai pelanggaran wilayah.
BACA JUGA: Kapal Taiwan Tak Sengaja Tembakkan Rudal ke China
China masih melihat Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya untuk disatukan kembali, meskipun kedua pihak diperintah secara terpisah sejak berakhirnya perang saudara di tanah utama mereka tahun 1949.
Seorang pejabat AS mengatakan kepada AFP bahwa kapal-kapal China telah menegaskan "kehadiran" selama pelayaran yang berlangsung pada Rabu itu. Tetapi dia mengatakan bahwa semua interaksi antara kedua angkatan laut terjadi "aman dan profesional".
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.