nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mayat WNA Ditemukan Mengambang di Sungai

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Rabu 05 Desember 2018 19:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 05 244 1987324 mayat-wna-ditemukan-mengambang-di-sungai-z8HBcwrnVo.jpg Ilustrasi Mayat (foto: Shutterstock)

MANGUPURA – Jasad warga negara asing (WNA), Matthew Charles Bloomfleeld (60) ditemukan mengambang di Sungai Yeh Penet, Sangeh, Abiansemal, tepatnya di bawah jembatan penghubung Desa Sangeh-Desa Sribupati, Tabanan, Rabu (5/12/2018). Turis asal Kanada ini diduga bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan tersebut.

Kasubbag Humas Polres Badung Iptu I Made Sujana, mengatakan, penemuan mayat korban diketahui sekira pukul 12.30 Wita. “Ada warga yang nelepon ke Polsek Abiansemal soal penemuan mayat tersebut,” tuturnya.

(Baca Juga: Mayat Tergantung di Kolong Jembatan Gegerkan Warga Tangerang) 

Terkait informasi tersebut, anggota Polsek Abiansemal dipimpin Kapolsek Kompol Ida Bagus Mertayasa dan Polres Badung langsung menuju tempat kejadian perkara. Setibanya di lokasi kejadian, mayat korban ditemukan di tengah sungai dengan posisi telungkup.

Ilustrasi Mayat (foto: Shutterstock)Ilustrasi Mayat (foto: Shutterstock) 

Sedangkan di ujung timur jembatan ditemukan satu unit sepeda motor Vario Hitam nomor polisi DK 7367 LA dan SIM A atas nama Matthew Charles Bloomfleeld di dashboard motor tersebut.

“Korban meninggal diduga bunuh diri dengan cara melompat dari atas jembatan. Proses evakuasi mayat korban dari sungai ke jembatan jaraknya lebih kurang 50 meter berlangsung aman dan lancar, walaupun situasi hujan lebat,” tegas Sujana.

Dia menambahkan setelah dievakuasi, mayat korban dibawa ke RSUP Sangglah. Sedangkan hasil pelacakan pemilik sepeda motor tersebut, yaitu I Komang Ayu Nuadi beralamat di Banjar Payogan, Desa Kedewatan, Ubud.

(Baca Juga: Ini Motif Pembunuhan dan Pencabulan Bocah Pengembala Sapi) 

Dari keterangan Nuadi, korban sedang depresi berat sehingga di motornya dipasang stiker nomor HP-nya. Di SIM A korban juga ditempel nomor HP Nuadi. Tujuannya apabila terjadi sesuatu terhadap korban ada orang yang menghubungi HP tersebut.

“Kalau di SIM A-nya, korban tinggal di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara. Kasus ini masih didalami anggota Polsek Abiansemal,” pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini