Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) itu mengatakan, di Pos Yonif 755/Yalet di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, ada sekira 21 personel. Pos itu diserang KKB, kemudian para prajurit TNI menyerang balik sehingga terjadi baku tembak.
"Setelah itu terjadi perlawanan dan mereka mundur. Tapi, sempat satu orang gugur. Kita belum tahu di pihak mereka mungkin juga sudah ada korban juga. Tapi, saat ini pengejaran dilakukan," pungkasnya.
(Baca Juga : Kisah Korban Selamat dari Aksi Penembakan KKB, Pura-Pura Mati untuk Melarikan Diri)
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 19 orang pekerja jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, dibunuh oleh KKB. Selain dari sipil, satu prajurit TNI, yakni anggota Yonif 755/Yalet, Serda Handoko, gugur ditembak KKB saat menyelamatkan pekerja Istaka Karya yang mencari perlindungan dari serangan KKB.
(Baca Juga : Atas Nama Rakyat & Bangsa, Jokowi Sampaikan Duka Cita Mendalam kepada Keluarga Korban KKB)
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.