nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Habib Bahar Pastikan Siap Diperiksa Polisi Dalam Kasus Ujaran Kebencian

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 06 Desember 2018 05:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 12 06 337 1987434 habib-bahar-pastikan-siap-diperiksa-polisi-dalam-kasus-ujaran-kebencian-hebjrkUdNl.JPG Habib Bahar bin Smith (Foto: Youtube)

JAKARTA - Polisi akan memanggil Habib Muhammad Bahar bin Smith sebagai saksi dalam kasus dugaan ujaran kebencian (hate speech) terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika memberikan ceramah. Ia pun memastikan akan hadir dalam pemeriksaan kali ini.

"Iya (saya) hadir, pasti hadir," kata Habib saat berbincang dengan Okezone belum lama ini.

Sebelumnya, Bareskrim Mabes Polri sendiri telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Habib Bahar bin Smith pada Senin, 3 Desember 2018 kemarin.

Namun, saat itu ia mengaku belum menerima surat panggilan polisi sehingga, pemeriksaan terhadapnya urung dilakukan dan kembali dijadwalkan pada hari ini Kamis (6/12/2018). Habib Bahar meng‎aku akan datang sendiri ke Bareskrim Mabes Polri untuk memenuhi panggilan sebagai saksi.

"Saya rencana datang sendiri, kalau saudara-saudara alumni 212 mau ngawal ya silakan. Kalau langsung ditetapkan tersangka, ya saya telepon keluarga suruh bawa pakaian," jelas dia.

Saat ini, Bareskrim Polri sendiri sudah meningkatkan status perkara Habib Bahar. Hal itupun diamini oleh Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono.

Baca Juga: Bareskrim Tingkatkan Kasus Habib Bahar ke Penyidikan

Bahar

Tidak sampai disitu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, kasus Habib Bahar bin Smith telah ditingkatkan menjadi penyidikan. Untuk menyelesaikan kasus ini polisi telah memeriksa sejumlah saksi.

Habib Bahar bin Smith dilaporkan ke polisi lantaran isi ceramahnya pada saat acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 17 November 2018, lalu, di kawasan Batu Ceper, Tangerang. Dalam video yang dilaporkan ke polisi berdurasi 60 detik, Habib Bahar dianggap menghina Jokowi karena menyebut kepala negara tersebut banci.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini