JAKARTA - Habib Bahar bin Smith, pendiri Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin mendadak jadi sorotan publik. Gaya berdakwahnya yang berapi-api dengan beragam pernyataan penuh kontroversi kerap dilontarkannya. Tak heran bila pria asal Manado, Sulawesi Utara (Sulut) itu selalu berurusan dengan polisi karena pernyataannya.
Berikut okezone merangkum beberapa pernyataan kontroversi yang pernah dilontarkan Habib Bahar bin Smith, Jumat (7/12/2018):
- Habib Bahar Menyebut Jokowi Banci
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 17 November 2018 di kawasan Batu Ceper, Tangerang, Habib Bahar dalam ceramahnya menyebut Jokowi sebagai pengkhianat negara dan rakyat. Bahkan, ia menyebut Jokowi sebagai banci dan menyerukan orang-orang untuk membuka celananya.
"Kamu kalau ketemu Jokowi, kalau ketemu Jokowi, kamu buka celananya jangan-jangan haid Jokowi itu, kayaknya banci itu," ucap Bahar.

(Baca Juga: Jadi Tersangka, Habib Bahar Terancam 5 Tahun Penjara)
- Habib Bahar Menuduh Jokowi Bagian dari PKI
Video ceramah Habib Bahar diunggah akun "Ya Habibana" pada 7 Mei 2017. Dalam dakwahnya, ia mengkritisi Jokowi yang dianggap tidak peduli dengan kondisi kesejahteraan masyarakat.
Ia menyebut Jokowi merupakan bagian dari PKI karena memberikan kelonggaran terhadap penyebaran atribut PKI yang akan di-sweeping anggota TNI dan Polri. Ia juga menyinggung fisik Jokowi.
"Jokowi kerempeng satu ini, PKI, PKI yang bunuh tentara, ulama mau di kasih kelonggaran hidup di sini saudara sauadara," kata Bahar.

- Pilih Membusuk di Penjara ketimbang Minta Maaf
Habib Bahar mengaku tak gentar. Ia menolak meminta maaf terkait ceramahnya yang dianggap menghina Jokowi. Dirinya pun siap bertanggung jawab dunia akhirat atas apa yang pernah ia perbuat.
"Kalau mereka mendesak saya minta maaf maka demi Allah, saya lebih memilih busuk dalam penjara daripada harus minta maaf. Ini pernyataan dari saya," ujar Smith Saat berbicara di atas panggung reuni akbar 212, Minggu 2 Desember 2018.
(Baca Juga: Perjalanan Ceramah Kontroversi Habib Bahar bin Smith Berujung Status Tersangka)