nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rentetan Pernyataan Kontroversi Habib Bahar bin Smith

Isal Faisal, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 20:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 07 337 1988283 rentetan-pernyataan-kontroversi-habib-bahar-bin-smith-QStBSVdYmt.jpg Habib Bahar bin Smith (Foto: Ist)

JAKARTA - Habib Bahar bin Smith, pendiri Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin mendadak jadi sorotan publik. Gaya berdakwahnya yang berapi-api dengan beragam pernyataan penuh kontroversi kerap dilontarkannya. Tak heran bila pria asal Manado, Sulawesi Utara (Sulut) itu selalu berurusan dengan polisi karena pernyataannya.

Berikut okezone merangkum beberapa pernyataan kontroversi yang pernah dilontarkan Habib Bahar bin Smith, Jumat (7/12/2018):

- Habib Bahar Menyebut Jokowi Banci

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 17 November 2018 di kawasan Batu Ceper, Tangerang, Habib Bahar dalam ceramahnya menyebut Jokowi sebagai pengkhianat negara dan rakyat. Bahkan, ia menyebut Jokowi sebagai banci dan menyerukan orang-orang untuk membuka celananya.

"Kamu kalau ketemu Jokowi, kalau ketemu Jokowi, kamu buka celananya jangan-jangan haid Jokowi itu, kayaknya banci itu," ucap Bahar.

Habib Bahar

(Baca Juga: Jadi Tersangka, Habib Bahar Terancam 5 Tahun Penjara)

- Habib Bahar Menuduh Jokowi Bagian dari PKI

Video ceramah Habib Bahar diunggah akun "Ya Habibana" pada 7 Mei 2017. Dalam dakwahnya, ia mengkritisi Jokowi yang dianggap tidak peduli dengan kondisi kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebut Jokowi merupakan bagian dari PKI karena memberikan kelonggaran terhadap penyebaran atribut PKI yang akan di-sweeping anggota TNI dan Polri. Ia juga menyinggung fisik Jokowi.

"Jokowi kerempeng satu ini, PKI, PKI yang bunuh tentara, ulama mau di kasih kelonggaran hidup di sini saudara sauadara," kata Bahar.

Habib Bahar

- Pilih Membusuk di Penjara ketimbang Minta Maaf

Habib Bahar mengaku tak gentar. Ia menolak meminta maaf terkait ceramahnya yang dianggap menghina Jokowi. Dirinya pun siap bertanggung jawab dunia akhirat atas apa yang pernah ia perbuat.

"Kalau mereka mendesak saya minta maaf maka demi Allah, saya lebih memilih busuk dalam penjara daripada harus minta maaf. Ini pernyataan dari saya," ujar Smith Saat berbicara di atas panggung reuni akbar 212, Minggu 2 Desember 2018.

(Baca Juga: Perjalanan Ceramah Kontroversi Habib Bahar bin Smith Berujung Status Tersangka)

- Muka Boleh Imut, Nyali Boleh Diadu

Dalam video sebuah ceramah yang diunggah akun "Pembela Habaib" pada 25 November 2017 berjudul “GEMP4R..! J0K0W! GEMET4R CERAMAH P4LING TEG4S HABIB BAHAR KEN4P4 P0L!S! KET4KUT4N”, Bahar menegaskan, tidak pernah takut dengan polisi maupun presiden dalam menyatakan kebenaran.

“Muka-muka kayak Tito kita ketawain, saudara-saudara. Apalagi saya, muka saya kayak Helo Kitty, muka boleh imut-imut begini, nyali mau diadu, ayo. Setan aja saya makan, apalagi Jokowi sama Luhut," ucap Bahar

- Serukan 2019 Ganti Presiden

Video yang diunggah akun "Seputar Dunia dan Hiburan” pada 20 Oktober 2018 di Kuala Tungkal Jambi berjudul "Ceramah Habib Bahar Paling Kontroversi-Habib Bahar Terbaru Oktober 2018". Bahar menyerukan 2019 ganti presiden.

Dia menilai Jokowi adalah presiden pendusta, presiden pembohong, presiden kacung partai. “Presiden yang hidup senang, hidup kenyang, di saat rakyat susah, di saat rakyat kelaparan, di saat rakyat kelaparan," ucap Bahar.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini