nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasutri Bos Narkoba di Makassar Dibekuk, Suaminya Ditembak

Herman Amiruddin, Jurnalis · Jum'at 07 Desember 2018 01:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 07 609 1987890 pasutri-bos-narkoba-di-makassar-dibekuk-suaminya-ditembak-FmelPiFHbP.jpg Penangkapan pasutri bos narkoba di Makassar. (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

MAKASSAR – Sepasang suami-istri bernama Tompo alias Cika (28) dan Nurfadilla Wahi (20) diamankan anggota Satuan Narkoba Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan. Keduanya diamanakan dari rumah kosnya di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Tallo, Makassar, pada Rabu dini hari kemarin.

Kapolrestabes Makassar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo mengungkap, para tersangka itu merupakan bos narkoba asal Kampung Sapiria Makassar yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

Ia mengatakan, penangkapan dilakukan Tim Elang Polrestabes Makassar. Kemudian dari pasutri tersebut, polisi mengamankan dua paket besar berisi sabu.

"Pasangan suami-istri tersebut diamankan berdasarkan informasi beberapa pelaku yang sebelumnya diamankan," kata Wahyu di Mapolrestabes Makassar, Kamis 6 Desember 2018.

(Baca juga: Simpan 4.295 Pil Ekstasi dan Sabu, 2 Bandar Narkoba Ditangkap)

Di hadapan polisi, keduanya menyebut bahwa di Kampung Sapiria dan Kampung Gotong masih terjadi transaksi narkoba.

Dari pengakuan pelaku ini kemudian Satuan Narkoba Polrestabes Makassar dari Tim Elang diturunkan menindaklanjuti.

Diperoleh informasi bahwa pelaku yang kerap transaksi di Kampung Sapiria tinggal di Jalan Teuku Umar. Tim yang melakukan penyelidikan memperoleh informasi sehingga pelaku teridentifikasi.

"Pelaku tengah berada di kosannya. Di lokasi tersebut digerebek dan berhasil mengamankan pasutri ini bersama barang bukti berupa narkoba jenis sabu miliknya," jelas Wahyu.

Setelah diinterogasi, lanjut dia, keduanya langsung digiring untuk dilakukan pengembangan penunjukan barang bukti yang disembunyikan.

Namun dalam perjalanan, sang suami berusaha melarikan diri. Sudah diberi tembakan ke udara sebanyak tiga kali, namun diabaikan.

"Bos narkoba Sapiria (Cikal) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, lantaran saat digiring dalam pengembangan, ia coba melarikan diri. Meski tembakan ke udara dilepaskan, tetap saja diabaikan, dengan terpaksa dilumpuhkan," ujar Wahyu.

(Baca juga: Sindikat Sabu Model Home Industry Ditangkap Polisi)

Sementara Kasat Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Estetika menambahkan, Cikal adalah tangan kanan tersangka sebelumnya yang pernah ditangkap berinisial HP dan mengedarkan sabu-sabu di Kampung Sapiria.

HP kini sudah tobat. Kemudian Cikal yang dulu dalam pengejaran ternyata saat itu kabur ke Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

"Dulu Cikal dilakukan pengejaran setelah HP tertangkap. Hanya saja waktu itu ia kabur tak diketahui. Tapi, kami tetap mengejarnya. Setelah berhasil tertangkap, bersama istrinya di Jalan Teuku Umar," papar Diari.

Pelarian Cikal ke Baubau kemudian bertemu wanita pujaannya yakni Nurfadilla Wahi. Keduanya pun menikah di sana. Tidak lama kemudian, mereka kembali ke Makassar dan meneruskan bisnis haram yang sebelumnya digeluti serta menggantikan posisi HP.

"Tiga bulan menggeluti peredaran narkoba hingga akhirnya tertangkap dan kini telah mendapat tindakan tegas. Atas perbuatannya, Cikal dijerat dengan Pasal 112 Ayat (2) atau 114 Ayat (2) Nomor 35 Tahun 2009 tetang Narkotika dengan ancaman kurungan 20 tahun. Kasus ini masih kami dalami lagi," jelas Diari.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini