nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jembatan Utama Penghubung Padang-Bukittinggi Putus, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Rus Akbar, Jurnalis · Selasa 11 Desember 2018 14:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 11 340 1989662 jembatan-utama-penghubung-padang-bukittinggi-putus-arus-lalu-lintas-dialihkan-7YYhZ6ownP.jpg Jembatan penghubung Padang-Bukittinggi putus (Foto: Rus Akbar/Okezone)

PADANG - Jembatan utama yang menghubungkan Padang-Bukittinggi di Korong Pasa Usang Nagari Kayu Tanam, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, oputus akibat banjir.

Pihak Kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berupaya mengurai arus lalu lintas kendaraan yang datang dari arah Padang maupun dari Bukittinggi. Kasat Lantas Polres Padang Pariaman, Iptu Yuliandi, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran Polres Padang Panjang untuk pengalihan arus lalu lintas. Untuk kendaraan yang datang dari Bukittinggi dan hendak menuju Padang bisa melalui jalan via Sotinjau Laut di Solok.

"Jajaran Polres Padang Pariaman melakukan pengalihan arus lalin dari Padang menuju Bukittinggi di tiga titik. Di antaranya di simpang 3 Sicincin dibelok kirikan via Malalak, Kabupaten Agam. Kemudian, di simpang Lintas Lubuk Alung dibelok kirikan ke wilayah Pariaman Kota hingga Agam," katanya, Selasa (11/12/2018).

Kemudian di simpang Bandara Internasional Minangkabau kendaraan truk dari Padang menuju Bukittinggi dialihkan via Sitinjau Laut menuju Solok.

Pengalihan arus ini dilaukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan hingga menimbulkan kemacetan di kawasan jembatan yang putus.

"Arus lalin (lalu lintas) sudah lancar, tidak ada kemacetan setelah pengalihan arus. Tapi tetap untuk jalur utama di jembatan putus tidak bisa dilalui baik kendaraan roda dua dan roda empat," tuturnya.

Sementara Balai Jalan Nasional Wilayah III Kota Padang, Sumatera Barat, segera melakukan mobilisasi jembatan darurat untuk penghubung kendaraan yang akan melintasi jalan utama Padang-Bukittinggi.

(Baca Juga: Air Terjun Lembah Anai Meluap, Jalan Raya Padang-Bukittinggi Terendam)

Rencananya akan dibangun jembatan darurat atau jembatan belley. Jembatan itu merupakan jembatan terbuat dari besi beton. Untuk kapasitas kendaraan yang bisa melewati maksimal memiliki berat muatan tidak boleh lebih dari dua ton.

"Saya lihat dulu, karena tergantung kendala di lapangan karena tahap sekarang ini harus pembersihan dulu, bongkar-bongkar dulu, ada yang menganggu dan adanya pohon-pohon," kata Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) III Padang, Aidil Fiqri.

Aidil memastikan pengerjaan jembatan darurat akan dilakukan secepatnya dan ditarget dapat diselesaikan hingga malam ini. Setelah itu, pihaknya juga akan merencanakan desain jembatan baru untuk pengganti jembatan yang putus tersebut terkait perencanaan teknisnya.

"Setelah itu kami akan mengadakan pelelangan cepat, sampai menunggu atau proses penunjukan langsung karena (faktor) bencana alam. Kalau diizinkan Pak Dirjen, sambil menunggu penyiapan anggaran melalui proses alat anggaran yang diajukan dulu paling tidak kami sudah melakukan pelelangan atau proses pengadaan pra kontrak karena ini harus cepat," ujar Aidil.

Jembatan putus itu terjadi akibat dihantam arus sungai yang deras setelah daerah tersebut diguyur hujan yang lebat.

(kha)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini