nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Akan Terpa Yogyakarta hingga 16 Desember

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 11 Desember 2018 08:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 11 510 1989524 hujan-lebat-disertai-angin-kencang-akan-terpa-yogyakarta-hingga-16-desember-7eQltAU6Yg.jpg Ilustrasi Foto/Okezone

JAKARTA – Hujan lebat disertai petir/angin kencang berpotensi akan menerpa wilayah Yogyakarta hingga 16 Desember.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika dalam rilis yang diterima Okezone, Selasa (11/12/2018) menginformasikan, cuaca hujan lebat di Yogyakarta akibat aliran massa udara dingin dari Asia (Monsun Asia) yang signifikan sehingga dampaknya mempengaruhi peningkatan curah hujan.

Selain itu, diprakirakan akan adanya aliran massa udara basah yang menjalar dari Barat Samudera Hindia menuju ke wilayah Indonesia bagian Barat yang dikenal dengan fenomena Madden Julian Oscillation (MJO).

“Interaksi kedua fenomena tersebut dan ditambah dengan tingginya aktifitas gangguan tropis, berupa sirkulasi dan pertemuan angin dapat berpotensi menyebabkan hujan intensitas sedang - lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di beberapa wilayah DIY,” kata Kepala Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta Agus Sudaryatno.

Beberapa wilayah yang terdampak hujan lebat di Yogyakarta, yakni Kulonprogo (Kalibawang, Samigaluh, Girimulyo, Nanggulan), Sleman (Turi, Cangkringan, Pakem, Tempel, Sleman, Ngaglik, Ngemplak, Mlati, Seyegan, Minggir, Moyudan, Godean, Gamping, Depok, Kalasan, Prambanan).

Gunungkidul (Nglipar, Ngawen, Gedangsari, Patuk, Semin, Karangmojo, Ponjong, Playen, Wonosari). Bantul (Piyungan, Banguntapan, Kasihan, Sedayu, Pajangan, Sewon, Pleret, Dlingo) dan Kota Yogyakarta.

Dengan adanya situasi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG Yogyakarta mengeluarkan mengimbau kepada masyarakat untuk mewaaspadai potensi genangan, banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor.

“Waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin kencang yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang/roboh,” ujar Agus.

Ia menambahkan agar warga tidak berlindung di bawah pohon dan tidak menyalakan alat elekronik secara berlebihan, jika hujan disertai kilat/petir.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini