MAKASSAR - Tim Khusus Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) meringkus satu pelaku pembunuhan terhadap Dg Kulle yang terjadi di Puskemas Pattalassang, Kabupaten Gowa.
Menurut Panit Timsus Polda Sulsel, Ipda Artenius, pelaku Saleh Dg Naba (38) diringkus di Jalan Kejayaan BTP Tamalanrea Makassar sekira pukul 19.30 Wita, Senin 10 Desember 2018 malam.
"Atas laporan tersebut, di mana telah terjadi tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia," kata Arten, Selasa (11/12/2018)
Dari hasil pemeriksaan RS. Syech Yusuf Kalongtala didapatkan hasil bahwa Dg. Kulle meninggal dunia dan mengalami luka pada kepala bagian belakang sampai ke depan bagian pelipis. Selanjutnya, luka terbuka pada bagian perut usus terburai keluar.
"Setelah para pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban, ketiga pelaku melarikan diri bersama-sama," jelas Arten.
(Baca Juga: Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan Ini Ternyata Sempat Tonton Polisi Olah TKP)

Saat ini, Saleh diserahkan ke Polres Gowa untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan. Pelaku lain, yakni Dg Bate juga telah ditangkap di RS Ibnu Sina akibat berkelahi dengan korban. Ia ditangkap personel Polres Gowa.
Seperti diketahui, Daeng Kulle (50) warga Dusun Japing Desa Sunggumanai, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Gowa tewas dengan usus terburai keluar dari perutnya. Ia tewas setelah duel dengan Daeng Bate (32) warga Japing Desa Sunggumanai, Kecamatan Patalassang, Senin 10 Desember 2018 sekira pukul 07.30 pagi tadi Wita.
Kabag Ops Polres Gowa Kompol Sudaryanto mengatakan, pelaku dan korban berkelahi di perumahan Zarinda. Perkelahian diduga dendam lama di antara keduanya. Kemudian, setelah berkelahi Daeng Bate kembali ke rumah dalam keadaan terluka.
(Baca Juga: Sering Cekcok, Suami Tega Bacoki Istrinya hingga Tewas)
Setelah itu, diantar oleh keluarga menuju ke Puskesmas Pattallassang untuk berobat. Hanya saja saat berobat, ia menemukan lawannya Daeng Kulle yang juga dirawat di Puksemas itu.
"Mengetahui Daeng Kulle berada di puskesmas lalu Daeng Bate bersama keluarga mendatangi ruang UGD Puskesmas Patalassang. Saat korban mendapatkan perawatan terhadap korban Daeg Bate melakukan penganiayaan dibantu dengan keluarganya," kata Sudaryanto kepada Okezone, Senin 10 Desember 2018.