nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BBPOM Gerebek Gudang di Solo, Kosmestik Ilegal Senilai Rp700 Juta Disita

Taufik Budi, Jurnalis · Selasa 18 Desember 2018 04:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 18 512 1992652 bbpom-gerebek-gudang-di-solo-kosmestik-ilegal-senilai-rp700-juta-disita-H6aQCcfy3P.jpeg BBPOM sita kosmetik ilegal (Foto: Taufik Budi)

SEMARANG – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang menggerebek gudang kosmetik ilegal di Solo, Jawa Tengah (Jateng). Ratusan jenis kosmetik tanpa izin edar dan obat keras yang membahayakan disita.

“Tanggal 11 Desember 2018, Tim Satgas Pemberantasan Obat dan Makanan Ilegal Provinsi Jawa Tengah melakukan operasi penertiban yang dilakukan di daerah Surakarta dan ditemukan produk kosmetika tanpa izin edar sebanyak 324 item dan obat keras sebanyak 15 item,” kata Kepala BBPOM Semarang, Safriansyah, Senin (17/12/2018).

Seluruh barang bukti (barbuk) senilai Rp700 juta yang disita dibawa ke Kantor BBPOM Semarang, Jalan Sukun Raya Semarang untuk penyelidikan lebih lanjut. Hingga kini, perkaranya masih dalam proses pemeriksaan. Meski demikian, petugas belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.

(Baca Juga: Ini Bayaran Via Vallen dan Artis Endorse Kosmetik Ilegal)

Ilustrasi

Pada akhir tahun ini, petugas gabungan terus melakukan penggerebekan gudang yang memproduksi obat-obatan tradisional di Kabupaten Jepara. Petugas menemukan 27 jenis obat tradisional tanpa izin edar dengan nilai keekonomian sekira Rp50 juta.

“Apabila masyarakat menemukan hal-hal yang dicurigai terkait peredaran produk kosmetika, obat, obat tradisional, dan suplemen, makanan ilegal, termasuk produk palsu yang diedarkan melalui internet dapat dilaporkan kepada unit layanan pengaduan konsumen BBPOM Semarang,” imbaunya.

Satgas Pemberantasan Obat dan Makanan Ilegal Provinsi Jateng terdiri BBPOM di Semarang, BNN Provinsi Jateng, Ditresnarkoba, Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Jateng dan DIY, Kejaksaan Tinggi, Diskominfo, Satpol PP, Disperindag Provinsi Jateng, dan Korwas PPNS. Semua lembaga itu saling bersinergi untuk melindungi masyarakat baik sebagai konsumen maupun pelaku usaha.

(Baca Juga: Ratusan Kosmetik Ilegal Senilai Rp26 Juta Disita BPOM Lubuk Linggau)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini