Share

Geger! Warga Pangandaran Tangkap Hewan Diduga Babi Ngepet

Syamsul Maarif, Okezone · Sabtu 29 Desember 2018 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 29 525 1997505 geger-warga-pangandaran-tangkap-hewan-diduga-babi-ngepet-Qnyb6dTYnR.jpg Babi yang diduga warga Pangandaran sebagai babi ngepet (Foto: Syamsul Maarif)

PANGANDARAN – Warga di perkampungan Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat digegerkan dengan adanya dugaan babi jadi-jadian diamankan di Dusun Wangkalronyok, Desa Bangunkarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran.

Babi jadi-jadian tersebut sempat meresahkan warga dan berhasil ditangkap di Blok Ciear, Desa Jadimulya, Kecamatan Langkaplancar oleh pawang babi bernama Aki Omay, warga Dusun Wangkalronyok, Desa Bangunkarya, Kecamatan Langkaplancar.

(Baca Juga: Heboh Pocong Curi Uang Jutaan Rupiah Milik Belasan Warga Blitar)

Salah satu warga Dusun Tenjosari, Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Yati (39) mengatakan, kini babi jadi-jadian tersebut jadi tontonan warga yang hanya ingin mengetahui keanehan yang terdapat pada babi.

“Semula warga di Blok Ciear, Desa Jadimulya sering digegerkan dengan adanya babi yang masuk ke perkampungan, namun sulit untuk ditangkap,” kata Yati.

Ilustrasi babi

Biasanya babi hidup di hutan dan tidak mau masuk ke perkampungan. Namun babi tersebut sering menghampiri rumah warga dan sering tidur diteras rumah. “Bahkan, warga sempat diresahkan karena sejak adanya babi tersebut banyak ternak ayam milik warga yang hilang,” tambahnya.

(Baca Juga: Ketika Dukun Pesugihan Bertaubat)

Anehnya, babi itu jika dikasih makan ubi-ubian tidak mau, namun saat dikasih nasi langsung dimakan. “Babi tersebut juga memiliki keanehan pada bentuk kaki, berbeda dengan babi lainnya. Babi ini berbentuk kaki manusia,” papar Yati.

Bahkan, jika babi itu dikasih nasihat oleh orang yang menonton mengeluarkan air mata seperti yang sedih.

“Informasinya ada salah seorang yang menelefon ke warga Kecamatan Langkaplancar dari Kabupaten Ciamis, jika menemukan babi agar diamankan dan jangan disiksa,” jelas Yati.

Dari informasi tersebut warga meyakinkan bahwa babi yang kini diamankan merupakan babi jadi-jadian alias babi ngepet.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini