Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

33.316 Korban Tsunami Banten Masih Bertahan di Pengungsian

Antara , Jurnalis-Senin, 31 Desember 2018 |09:37 WIB
33.316 Korban Tsunami Banten Masih Bertahan di Pengungsian
ilustrasi pengungsi (Foto: Ist)
A
A
A

PANDEGLANG - Sebanyak 33.316 warga pesisir Kabupaten Pandeglang, Banten yang menjadi korban bencana tsunami Selat Sunda, hingga kini masih bertahan di pengungsian.

Ketua Koordinator Tanggap Darurat Bencana Tsunami Pandeglang, Letkol Fitriana Nur Heru mengatakan, walau sudah terhitung 8 hari pascabencana, namun pengungsi masih bertahan.

"Semua korban tsunami itu belum kembali ke rumah masing-masing," kata Fitriana di Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Tsunami di Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, seperti dikutip dari laman Antaranews, Senin (31/12/2018).

Mereka tersebar dari berbagai wilayah. Di antaranya Kecamatan Labuan, Carita, Menes, Jiput, Sukaresmi, Pagelaran, Angsana, Panimbang, Cigeulis dan Sumur.

Menurut Fitriana, para pengungsi umumnya masih takut dan khawatir akan munculnya tsunami susulan. Apalagi, aktivitas kegempaan Gunung Anak Krakatau masih aktif, dan mengeluarkan erupsi.

"Kami juga minta warga tetap tinggal di pengungsian sambil menunggu normalnya aktivitas Anak Krakatau," katanya.

Seorang warga dari Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Sangsang mengatakan, belum berani kembali ke rumah karena tidak ada kepastian keamanan dari instansi terkait soal ancaman bencana.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement