Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menghadiri istigasah dan doa bersama di Pandeglang, Banten. (Rasyid Ridho)
Menurut dia, masih adanya jenazah yang belum teridentifikasi di Banten karena saat kejadian tsunami banyak masyarakat dari luar daerah yang tengah berlibur. Berbeda dengan di Lampung yang sudah teridentifikasi seluruhnya karena masyarakat sekitar.
“Di wilayah Serang dan Pandeglang karena ada tempat untuk berlibur, ada jalan raya di sini sehingga ada pendatang di samping warga setempat,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, tim DVI Polri telah mengidentifikasi 248 jenazah korban tsunami Selat Sunda. Sedangkan ada 7 jenazah yang belum teridentifikasi, yang terdiri dari 4 pria, 2 wanita, dan satu anak usia di bawah 10 tahun.
"Dari 255 korban yang diserahkan ke tim DVI, ada 248 jenazah sudah diidentifikasi. Dari jumlah itu, ada 7 jenazah yang belum teridentifikasi," kata Dedi.