nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Heboh Baju Adat Palestina Digunakan Anggota DPR AS

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Jum'at 04 Januari 2019 22:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 04 18 2000190 heboh-baju-adat-palestina-digunakan-anggota-dpr-as-PfOqC54n8p.jpg Pelantikan anggota DPR di AS (Foto: Instagram)

NEW YORK - Acara pelantikan Anggota DPR di Amerika Serikat (AS) mendadak heboh saat seorang politikus bernama Rashida Tlaib asal Michigan mengenakan baju tradisional Palestina yang dijahit ibunya. Rashida merupakan salah satu perempuan Muslim pertama yang terpilih di DPR AS.

Awalnya, Tlaib berencana untuk disumpah dengan kitab suci Alquran milik Thomas Jefferson, tapi kemudian ia berubah pikiran, seperti dilansir Detroit Free Press.

Tlaib dan politikus Demokrat lainnya, Ilhan Oimar, dari Minnesota adalah dua perempuan Muslim pertama yang terpilih di DPR. Sementara itu, Deb Haaland, anggota DPR yang merupakan keturunan orang Amerika asli atau sejuga menggunakan baju tradisional saat pengambilan sumpah.

Politikus Demokrat dari New Mexico, yang merupakan salah satu dari dua perempuan keturunan Amerika asli pertama yang terpilih di DPR, memakai pakaian tradisional suku Pueblo. Dia menggunakan perhiasan berwarna silver dan biru-hijau dan sepatu sandal.

Baca Juga: Paus Tuntut Uskup AS Bersatu Atasi Skandal Pelecehan Seks

Pada hari Kamis lalu itu, ratusan anggota parlemen dari seluruh AS tiba di Washington untuk disumpah menjadi anggota DPR. Meskipun tidak ada teks tertulis untuk pengambilan sumpah itu, banyak anggota parlemen yang bersumpah dengan memegang Alkitab saat mereka berjanji untuk melindungi AS dari "semua musuh, baik yang asing atau pun domestik".

Saat wawancara dengan media Detroit Free Press, Tlaib mengatakan awalnya dia ingin memakai Alquran milik presiden ketiga AS, Thomas Jefferson, saat pengambilan sumpah. Namun, dia memutuskan untuk menggunakan Alquran yang dimiliki keluarganya.

"Saya bersumpah dengan Quran untuk menunjukkan bahwa orang Amerika terdiri dari berbagai latar belakang dan kita semua mencintai keadilan dan kebebasan".

"Bagi saya ini sangat penting karena banyak orang AS yang merasa bahwa Islam adalah agama yang asing bagi sejarah negara ini," ujarnya.

Padahal, katanya, "Orang Islam sudah berada di sini sejak awal... Sejumlah bapak bangsa AS tahu lebih banyak soal Islam dibandingkan anggota DPR AS saat ini."

Tlaib, politikus Demokrat yang mewakili Detroit, mengatakan ia memakai baju tradisional Palestina, yang disebut thobe, yang dijahit oleh ibunya yang hijrah ke AS dari Tepi Barat saat ia berusia 20 tahun.

Tlaib adalah ibu dari dua anak laki-laki dan anak sulung dari 14 bersaudara. Neneknya masih tinggal di West Bank. Tlaib berkata dia berharap memimpin delegasi AS setelah memulai tugasnya.

Di sosial media, dia membagikan gambar baju yang dia kenakan dan meminta pengikutnya untuk membagikan baju tradisional mereka dengan tagar #TweetYourThobe.

Ketika merayakan anggota DPR baru dari Demokrat, banyak orang di Twitter yang menyoroti anggota DPR dari Partai Republik yang kurang beragam.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini