Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Diimbau Tenang tapi Tetap Waspada

Rasyid Ridho , Sindonews · Jum'at 04 Januari 2019 18:54 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 04 340 2000091 gunung-anak-krakatau-erupsi-warga-diimbau-tenang-tapi-tetap-waspada-kSgJEfY0WM.jpeg Gunung Anak Krakatau (Foto: Ist)

SERANG - Masyarakat diimbau untuk tetap tenang menyusul meletusnya Gunung Anak Krakatau karena hanya berdampak di sekitar kawah. Namun, harus tetap waspada. 

"Masyarakat harap tenang dan tetap waspada. Kami juga imbau supaya tak ada warga yang mendekat Anak Krakatau radius 5 kilometer dari pusat kawah," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau Pasauran, Cinangka, Serang, Deny Mardiono. Jumat (4/1/2018).

Hari ini, kata Deny, Gunung Anak Krakatau tercatat sudah tejadi erupsi sebanyak 37 kali dengan rata-rata ketinggian kolom abu vulkanik mencapai 200 hingga 2.000 meter.

(Baca Juga: Kembali Erupsi, Gunung Anak Krakatau Semburkan Abu hingga 2.000 Meter)

Gunung Anak Krakatau

Berdasarkan pantauan visual, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14 mm dan durasi ± 3 menit 7 detik.

"Asap kelabu hitam instensitas tebal, letusannya seperti itu vertikal dulu lalu menyebar ke tubuh gunung," katanya.

Saat ini, Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi, masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah. (Baca Juga: BNPB: Gunung Anak Krakatau Tidak Akan Meletus Seperti Ibunya)

Terpisah, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) minta masyarakat tetap waspada setelah adanya peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan tidak beraktivitas di pantai terlebih dahulu hingga dinyatakan aman oleh pihak yang berwenang.

"Tetap waspada, tidak beraktivitas 500 meter dari pantai sebagaimana imbauan saya sebelumnya," kata WH.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini