nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kejar-kejaran di Tol bak Film Action, Polisi Tembaki Mobil Pencuri Battery Tower

Herman Amiruddin, Jurnalis · Selasa 08 Januari 2019 14:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 08 609 2001517 kejar-kejaran-di-tol-bak-film-action-polisi-tembaki-mobil-pencuri-battery-tower-xKow5zMjeX.jpg Mobil pencuri battery rusak dengan penuh lubang tembakan (Foto: Herman Amiruddin)

MAKASSAR - Tim Khusus Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) terlibat saling kejar-kejaran bak film action dengan komplotan pencuri Battery tower milik Telkomsel di jalan tol Makassar. Mobil tim gabungan Timsus dan Resmob Polres Maros dan mobil pencuri saling kejar.

Dalam pengejaran ini, ada empat orang tersangka yang diamankan yakni, Zulkifli alias Kifli (21),dan Rahmat Anwar Guntur alias NUA (25), Rezki Saripudding alias Pudding (21), dan Rudi Bin Kamaruddin alias Rudi (21). Bahkan, saat saling kejar, tembakan pun dikeluarkan demi menghentikan mobil pencuri itu.

Panit Timsus Polda Sulsel, IPDA Artenius MB mengatakan, mobil pencuri berhasil dihentikan tepat di Jl Ir Sutami pinggir jalan tol.

"Kendaraan tersebut berhenti karena mengalami pecah ban dan masuk ke dalam selokan," kata Arten kepada Okezone saat ditemui Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Selasa (8/1/2019).

(Baca Juga: Kasus Maling Motor dan Narkoba Meningkat di Tangsel)

Mobil pencuri yang ditembaki polisi

Sebelumnya, tim gabungan sudah melakukan penyelidikan, dan didapat informasi pelaku, Kifli berada di rumahnya di Jalan Baji Minasa Makassar. "Setelah diamankan dia menunjukkan lokasi temannya berada," tutur Arten.

Kemudian setelah mendapat informasi tersebut personel gabungan segera menuju ke tempat Rudi melakukan pencurian tersebut di wilayah Kabupaten Maros.

Namun, pada saat hendak ditangkap, Rudi bergegas naik ke mobil dan langsung melarikan diri menggunakan mobil Toyota Avanza warna silver menuju arah Makassar.

(Baca Juga: Melawan saat Ditangkap, 2 Bandit Jalanan Ambruk Ditembak Polisi)

Polisi langsung melakukan pengejaran dan dilakukan tembakan ke udara untuk menghentikan laju kendaraan tersangka. "Namun, tetap saja mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi, sehingga dilakukan tembakan pada kaca mobil dan ban mobil tersebut," pungkas Arten.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini