nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Petugas Imigrasi Soetta Akui Diperintah untuk Cek Daftar Cekal Eddy Sindoro

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 10 Januari 2019 16:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 10 337 2002683 petugas-imigrasi-soetta-akui-diperintah-untuk-cek-daftar-cekal-eddy-sindoro-cSW3tXMnMZ.jpg Gedung KPK (Foto: Okezone)

JAKARTA - Petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Andi Sofyar mengaku diperintah oleh Ground Staff AirAsia, Dwi Hendro Wibowo alias Bowo untuk mengecek daftar cekal atas nama Eddy Sindoro. Namun, kata Andi, Eddy Sindoro saat itu belum dicekal oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebagaimana hal tersebut diungkapkan Andi Sofyar saat bersaksi dalam perkara dugaan merintangi atau menghalang-halangi proses penyidikan mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro untuk terdakwa Lucas, pada hari ini.

"Sebelum tanggal 29 (Agustus), Hendro minta cek daftar cekal. Saat itu dia minta tolong cek apa nama Eddy Sindoro masuk daftar cekal apa enggak, karena sebagai teknisi jaringan (imigrasi) saya punya akses, saat itu belum masuk daftar cekal," jelas Andi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019).

Baca Juga: KPK Sudah Periksa 28 Saksi Sejak Eddy Sindoro Jadi Buronan

KPK

Andi lantas memberitahukan informasi Eddy Sindoro belum dicekal oleh KPK tersebut kepada Dwi Hendro Wibowo. ‎Atas informasi tersebut, Andi mengaku ditawari oleh Hendro sebesar Rp50 juta untuk membantu menjemput Eddy Sindoro di Bandara Soekarno-Hatta.

Mendapat tawaran Hendro atas upah yang cukup besar tersebut, Andi ragu dan kembali mengecek nama Eddy Sindoro di Internet. Setelah dicek, ternyata Eddy Sindoro benar telah dicekal oleh KPK.

"Saya cek di internet baru tahu, nama ini dicari KPK, saya infoin ke Hendro, setelah itu saya mundur," klaimnya.

Dalam perkara ini, Advokat Lucas didakwa bersama-sama dengan Dina Soraya telah merintangi penyidikan mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro. Lucas diduga menyarankan Eddy Sindoro selaku tersangka untuk tidak kembali ke Indonesia.

Jaksa KPK juga mendakwa Lucas membantu mengupayakan agar Eddy Sindoro masuk dan keluar wilayah Indonesia tanpa pemeriksaan imigrasi. Hal itu dilakukan Lucas untuk menghindari tindakan hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Eddy Sindoro.

Baca Juga; Perjalanan Panjang Pelarian Eddy Sindoro hingga Menyerahkan Diri ke KPK

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini