nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Bongkar Alasan Eks Anggota DPRD Sumut Serahkan Diri ke KPK

Anggun Tifani, Jurnalis · Sabtu 12 Januari 2019 19:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 12 337 2003574 polisi-bongkar-alasan-eks-anggota-dprd-sumut-serahkan-diri-ke-kpk-iWtgKE0a5v.jpg Ferry Suando Tanuray saat menyerahkan diri ke KPK (Foto: Okezone)

TANGERANG - Mantan Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), Ferry Suando Tanuray Kaban sudah menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini, ia sudah ditahan.

Sebelum ke KPK, ternyata Ferry menyerahkan diri ke Mapolsek Kelapa Dua Tangerang. Ia ternyata merasa tertekan dan menyesal melakukan korupsi dan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Menurut Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Efendi, Ferry sebenarnya bukan warga Tangerang. Ia pun kaget ketika mengetahui Ferry adalah DPO KPK dan datang menyerahkan diri ke Mapolsek.

"Saat itu, kita langsung melakukan pemeriksaan singkat sebelum diantar ke Gedung KPK," ujarnya, Sabtu (12/1/2018).

(Baca Juga: Eks Anggota DPRD Sumut Buronan KPK Menyerahkan Diri)

Kompol Efendi menuturkan, Ferry mendatangi Polsek Kelapa Dua pada Jumat 11 Januari 2019. Sebelum diserahkan ke KPK, polisi melakukan pemeriksaan terhadap Ferry.

Gedung KPK

Hasil pemeriksaan menunjukan Ferry mendapatkan tekanan batin dan penyesalan atas kasus korupsi yang melibatkannya. Hingga membuat dirinya menyerahkan diri ke kepolisian.

"Dia bilang, dia menyesal dan kaburnya dia ini selama hampir lima bulan ternyata tidak menghilangkan namanya dari kasus itu sehingga, ia mau menyerahkan diri," ungkapnya.

Efendi menjelaskan, tidak tahu-menahu kemana saja politisi anggota Partai Bulan Bintang (PBB) ini melarikan diri. Kepolisian hanya sekadar mengetahui ia sedang berkunjung ke Tangerang.

"Dia ini sedang berkunjung ke Tangerang, kemananya itu saya tidak tahu," katanya.

(Baca Juga: KPK Tahan Eks Anggota DPRD Sumut Usai Serahkan Diri)

Setelah proses pemeriksaan secara singkat, Ferry kemudian tiba di Gedung KPK, Jakarta Selatan pukul 10.00 WIB. Setelah beberapa jam pemeriksaan di KPK, pada pukul 19.40 WIB tersangka keluar dengan mengenakan rompi dengan tangan terborgol masuk masuk ke mobil tahanan.

Sebagai informasi, Ferry merupakan satu dari 38 anggota DPRD Sumut yang terjerat kasus penerimaan suap berupa hadiah atau janji dari mantan Gubernur Provinsi Sumut Gatot Pujo Nugroho. Ferry ditetapkan menjadi DPO sejak 28 September 2018.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini