nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Khawatir Diserang Nyamuk DBD, Warga Minta Fogging ke Perindo

Witri Nasuha, Jurnalis · Minggu 13 Januari 2019 14:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 13 512 2003778 khawatir-diserang-nyamuk-dbd-warga-minta-fogging-ke-perindo-FzkyKY1yDj.jpeg Foto Istimewa

JAKARTA - Perubahan cuaca yang saat ini sering terjadi, membuat warga Desa Tambakrejo, Pemalang, Jawa Tengah, khawatir dengan berkembangnya nyamuk aedes agypti di desa mereka. Hal tersebut membuat masyarakat melakukan permintaan pengasapan atau fogging kepada Partai Perindo.

Dalam memenuhi permintaan masyarakat, bersama Calon Legislatif DPRI RI Nomor urut 2 Dapil 10, Jawa Tengah, Manahan Daulay, pengasapan ini telah dilakukan sejak pukul 08.00 WIB, Minggu (13/1/2019).

loading...

Manahan mengaku, dengan menggunakan tiga mesin yang dimiliki Perindo, pengasapan ini dilakukan di 2.000 rumah dari dua RW yang terdapat di Desa Tambakrejo.

“Sekitar 2 ribu rumah dari dua RW dengan menggunakan tiga mesin alat. Tapi kalau RW tetangga atau lainnya meminta kita mainkan lagi, tapi sementara saat ini hanya 2 ribu rumah,” kata Manahan.

 (Baca juga: Rescue Perindo Jatim Asapi 2 Desa yang Berbatasan dengan Jawa Tengah)

dd

Antusias dari masyarakat terhadap pelaksanaan pengasapan atau fogging ini cukup bagus. Mayarakat pun berinisiatif menyiapkan makanan, padahal Manahan mengaku, ia bersama tim telah menyediakan makanan sebelumnya.

Pengasapan (fogging) ini turut dihadiri oleh ketua RT dan RW setempat. Tidak hanya itu, remaja masjid dan tokoh masyarakat pun turut membantu dalam pelaksanaan pengasapan ini.

“Kita bekerja sama dengan remaja masjid dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya. Remaja masjid tugasnya mengingatkan kepada warga kalau rumahnya mau di fogging,” tambahnya.

 (Baca juga: Demam Berdarah Makan Korban Jiwa, Perindo Pemalang Langsung Fogging)

ddsa

Manahan mengatakan, pengasapan atau fogging ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar dan siap membantu dikala masyarakat membutuhkan. Manahan pun berharap, respon dari masyarakat dapat dijadikan bahan evaluasi kedepannya kelak.

“Ini adalah salah satu wujud kepedulian kita, ya sewaktu rakyat membutuhkan apalagi saat perubahan cuaca seperti ini kita tetap siap. Masyarakat pun mengharapkan dengan adanya rasa simpati dari mereka juga ke kita,” tuturnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini