nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Evakuasi Buaya Pemangsa Wanita di Minahasa Berlangsung Menegangkan

Subhan Sabu, Jurnalis · Senin 14 Januari 2019 17:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 14 340 2004329 evakuasi-buaya-pemangsa-wanita-di-minahasa-berlangsung-menegangkan-dB22JbMaBu.JPG Proses evakuasi buaya pemangsa manusia di Minahasa (Foto: Subhan Sabu/Okezone)

MANADO - Proses evakuasi terhadap buaya pemangsa manusia di area perusahaan budidaya mutiara, tepatnya di Desa Ranowangko, Kecamatan Tanawangko, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) berlangsung menegangkan.

Buaya tersebut sebelumnya mencabik-cabik tubuh Deasy Tuwo (44), karyawati PT Tiara Indo Pearl di Ranowangko, Kabupaten Minahasa hingga tewas pada Jumat 11 Januari 2109 lalu.

Petugas Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tasikoki yang mengevakuasi buaya bernama Merry berukuran panjang 4,4 meter dan lebar 90 centimeter itu bahkan dibuat kewalahan.

"Buaya ini dievakuasi karena jangan sampai membahayakan lagi orang lain," ujar Sekretaris BKSDA Sulut, Hendrik Rundengan, Senin (14/1/2019).

Evakuasi Buaya Minahasa

Beberapa petugas PPS Tasikoki mulanya berusaha mengikat mulut buaya, namun buaya itu memberontak dan mencoba memberi perlawanan. Warga yang berkerumun di lokasi ikut tegang menyaksikan petugas yang berjibaku dengan hewan predator ganas itu.

Evakuasi yang berlangsung sekitar tiga jam dengan turut dibantu oleh anggota TNI dan Kepolisian itu akhirnya membuahkan hasil. Buaya pun berhasil dievakuasi dari kolam kandangnya. Butuh puluhan orang untuk mengangkat buaya itu, bahkan kandangnya yang terbuat dari pagar beton terpaksa harus dijebol, agar buaya itu bisa diangkut ke mobil.

"Tidak sembarang melakukan evakuasi, kita harus berhati-hati dan paham betul bagaimana seharusnya mempelakukan satwa liar," ujar petugas PPS Tasikoki, Noldy.

Buaya itu selanjutnya akan dibawa ke lokasi konservasi yang menjadi mitra BKSDA Sulut. "Buaya ini dievakuasi karena jangan sampai membahayakan lagi bagi orang lain," ucap Sekretaris BKSDA Sulut, Hendrik Rundengan.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini