PEKALONGAN – Polisi memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kasus seorang pemuda yang nekat mengakhiri hidupnya dengan meminum cairan sabun. Termasuk gadis yang diketahui sebagai pacar korban yang dikirimi video detik-detik pemuda itu mengakhiri hidup.
Korban bernama Tri Wahono (20), warga Dukuh Gandu Kidul RT 3/6 Tengengwetan, Siwalan, Kabupaten Pekalongan. Ia sempat mengirimkan video proses ketika ia bunuh diri kepada pacarnya. Dugaan ini dikuatkan dengan rekaman dan foto dari handphone milik korban.
Gambar foto beserta video proses korban mengakhiri hidup ternyata sempat dikirimkan kepada gadis berinisial NA (16), warga Dukuh Gentong Wungu, RT 1/1, Sragi, Pekalongan.
"Rekamannya itu ditunjukkan pacarnya. Dikirimkan ke dia (pacar) sesaat sebelum meninggalnya korban. Sudah kami mintai keterangan juga," kata Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Agung Ariyanto, Selasa (15/1/2019).
(Baca Juga: Pemuda Ini Minum Cairan Sabun dan Gantung Diri Sambil Direkam)
Seorang remaja pria bernama M. Tri Wahono (20), warga Kabupaten Pekalongan nekat mengakhiri hidupnya sendiri dengan cara gantung diri. Bahkan, warga Dukuh Gandu Kidul RT 03 RW 06 Tengengwetan, Siwalan, itu sempat mengirimkan video proses ketika ia bunuh diri kepada pacarnya.

Peristiwa tragis ini bermula saat ibu korban, Siti Chamidah (52), pulang ke rumah selepas berjualan di Pasar Sragi, Senin 14 Januari sekira pukul 18.00 WIB. Perempuan paruh baya itu mendapati pintu samping maupun utama rumah terkunci rapat dari dalam.
"Ibu korban sempat mengira jika korban masih tertidur di dalam rumah. Kemudian, pintu samping dibuka secara paksa agar bisa masuk rumah," ujarnya.
Setelah berhasil masuk rumah, ibu korban berjalan menuju dapur. Namun, ia kaget bukan kepalang karena mendapati anaknya tergeletak dalam posisi tengkurap di lantai.
"Sang ibu langsung berteriak hingga ayah korban berlari menghampiri. Tak berselang lama, korban dibawa ke Puskesmas Sragi," tuturnya.
(Baca Juga: Warga Uzbekistan Gantung Diri Gunakan Kain Batik di Bali)
Nahas, saat diperiksa ternyata korban sudah tak bernapas. Berdasarkan hasil visum korban, tak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Hanya terdapat bekas jeratan di leher bagian atas. Persitiwa ini lantas dilaporkan ke Polsek Sragi.
"Korban diduga melakukan bunuh diri dengan meminum air campuran sabun cuci. Setelah itu korban melakukan gantung diri di dapur dengan menggunakan tali rafia. Namun saat itu tali putus dan tubuh korban jatuh ke lantai," katanya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.