nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2.645 Korban Tsunami di Pandeglang Masih Mengungsi

Hambali, Jurnalis · Kamis 17 Januari 2019 01:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 17 340 2005502 2-645-korban-tsunami-di-pandeglang-masih-mengungsi-dyaSuc1rDS.jpg Gubernur Banten Wahidin Halim (Foto: Hambali)

PANDEGLANG - Sebanyak 2.645 korban tsunami di Kabupaten Pandeglang, Banten masih mengungsi di berbagai tempat. Data terakhir, kebanyakan memilih tempat seperti pondok pesantren, masjid dan musala, serta rumah keluarga.

Sedangkan hasil validasi di lapangan juga mencatat, sebanyak 1.033 rumah mengalami kerusakan akibat terjangan tsunami beberapa waktu lalu. Rinciannya 209 rusak ringan, 115 rusak sedang, rusak berat 162, dan rusak total 547 rumah.

Tsunami Banten

Gubernur Banten Wahidin Halim menyampaikan, pemerintah akan membangun 1.033 rumah yang rusak itu. Bahkan, termasuk juga dengan memerbaiki sarana prasarana dan fasilitas sosial yang ikut terdampak akibat musibah tersebut.

"Kita akan selalu bersama, dan kami ikut merasakan apa yang dirasakan oleh saudara saudara sekalian," kata Wahidin Halim, saat mengecek proses pemulihan akibat bencana tsunami di Pandeglang, Rabu (16/1/2019).

(Baca Juga: Kisah Bayi Nova Selamat dari Tsunami Selat Sunda Setelah 11 Jam Hilang)

Dijelaskan Wahidin, juga akan memberi bantuan untuk perbaikan kantor desa yang rusak, masing-masing sebesar Rp50 juta. Di antaranya Desa Panimbang Jaya, Desa Mekarjaya, Desa Gombong, Desa Mekarsari, Desa Citeureup, Desa Tanjungjaya. Seluruhnya berada di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

"Jangan ada yang terlewat, supaya bisa dirinci dan selesai semua," ucapnya.

Disampaikannya, agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera menginventarisir kerugian yang diderita masyarakat. Sehingga kalkulasi jumlah bantuan yang dibutuhkan akan semakin rinci. Baik bagi rumah yang rusak ringan, sedang, berat, maupun rumah rusak total.

Tsunami Banten

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sendiri telah menutup fase tanggap bencana pada 9 Januari 2019. Wahidin langsung memimpin rapat seluruh OPD, dan melakukan kroscek guna memastikan seluruh korban bencana mendapat perawatan maksimal.

(Baca Juga: BNPB: Hutan Pantai Dapat Kurangi Risiko Bahaya Tsunami)

Selain itu, Pemprov Banten juga telah menyelesaikan pembayaran perawatan korban di beberapa rumah sakit secara penuh. Para korban dirawat di sekira 16 rumah sakit pemerintah maupun swasta. Sebagian besar korban yang dirawat, telah kembali ke rumah masing masing.

"Pembangunannya akan menggunakan APBD Pemprov, serta dana rekonstruksi dari Kementerian PUPR. Kalau untuk hunian sementara (Huntara) yang tersebar di berbagai wilayah, sudah dan sedang dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang," tuturnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini