nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Koalisi Arab Saudi Lancarkan 24 Serangan Udara ke Ibu Kota Yaman dalam Semalam

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 20 Januari 2019 15:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 20 18 2006944 koalisis-arab-saudi-lancarkan-24-serangan-udara-ke-ibu-kota-yaman-dalam-semalam-jhQ5n6YeNK.jpg Foto: Reuters.

SANAA – Koalisi pimpinan Arab Saudi melancarkan beberapa serangan udara di Ibu Kota Yaman, Sanaa pada Sabtu malam, meningkatkan ketegangan antara pihak-pihak yang bertikai di saat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berusaha menerapkan kesepakatan damai.

Kantor berita Arab Saudi, Al Arabiya mengatakan, jet tempur koalisi menyerang tujuh target militer Houthi, termasuk Pangkalan Udara Al Dulaimi, sebuah lokasi penyimpanan pesawat tak berawak (drone), dan sebuah kamp pelatihan militer.

Sementara stasiun televisi Houthi, Al Masirah pada Minggu melaporkan bahwa koalisi telah melancarkan 24 kali serangan udara di Sanaa sejak Sabtu malam. Al Masirah juga melaporkan bahwa serangan tersebut menghantam beberapa target non-militer, termasuk sebuah pabrik plastik yang kemudian terbakar.

Para pekerja medis dan penduduk mengatakan kepada Reuters bahwa sedikitnya dua warga sipil tewas, dan beberapa lainnya cedera, dalam sebuah serangan yang menghancurkan sejumlah rumah.

"Serangan itu sangat keras, yang belum pernah kita saksikan selama sekira setahun," kata warga Sanaa, Arwa Abdul Karim, kepada Reuters. "Rumah berguncang sangat sering sehingga kami pikir akan runtuh menmpa kepala kami."

Meningkatnya pertempuran itu terjadi menyusul serangan drone mematikan yang dilancarkan Houthi pekan lalu pada parade militer pemerintah Yaman. Serangan tersebut menimbulkan keraguan tentang kemungkinan terjadinya putaran kedua pembicaraan damai yang disponsori oleh PBB bulan ini yang bertujuan mengakhiri perang yang hampir empat tahun.

Puluhan ribu orang telah tewas dalam perang yang pecah antara kelompok Houthi yang didukung Iran dengan Pemerintah Yaman yang dipimpinn Presiden Abd-Rabu Mansour Hadi yang didukung Arab Saudi. Presiden Hadi digulingkan dari kekuasaan pada 2014, dan koalisi negara-negara Sunni yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab melakukan intervensi pada 2015 untuk mencoba mengembalikannya ke tampuk kekuasaan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini