BOGOR – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor mencatat ada sebanyak 112 pohon yang teridentifikasi rawan tumbang di beberapa ruas jalan di Kota Bogor, Jawa Barat.
"Dari 516 pohon yang teridentifikasi, ada 112 pohon yang dinyatakan rawan roboh atau ber-KTP (Kartu Tanda Pohon) merah. Tingkat keroposnya lebih dari 50 persen," kata Kabid Pertamanan Disperumkim Kota Bogor Agus Gunawan, Senin (21/1/2019).
Agus menambahkan, melalui program KTP pohon yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor bekerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitabang) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pohon-pohon di Kota Bogor bisa diidentifikasi kondisinya dari tingkat keroposan.
"Pohon yang KTP warna hijau menandakan pohon sehat atau tingkat keroposnya dari 0-30 persen. KTP kuning tingkat keroposnya diatas 30-50 persen dan KTP merah tingkat keropos pohonnya sudah diatas 50 persen dan rawan tumbang," jelasnya.

Baca: Puting Beliung Terjang Bogor, Berimbas Pohon Tumbang Timpa Mobil
Meski demikian, pihaknya juga tidak bisa menjamin bahwa pohon ber-KTP hijau aman. Karena, banyak faktor-faktor yang dapat memengaruhi pohon tumbang salah satunya akibat bencana alam.
"Kami juga melihat umur ekonomis dari pohon, rata-rata umur pohon itu 80 tahun kalau sudah lewat dari 80 tahun pohon jadi lemah, dan antisipasinya pohon akan kami tebang. Kita imbau pengendara yang melintas tetap waspada di jalan yang banyak pohon besar apalagi saat hujan atau angin," pungkasnya.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.