Korban yang diketahui bernama Mardiyo (60), diduga tertimbun longsor saat tengah mandi tempat pemandian umum di belakang rumahnya, pada Sabtu 19 Januari. Pada saat bersamaan tebing setinggi 10 meter mendadak longsor.
“Ukuran batu ini sangat besar, sehingga alat berat tak bisa mengangkatnya. Terpaksa tetap menggunakan alat manual oleh warga setempat yang ahli dalam memecah batu. Hingga saat ini masih dilakukan (memecah batu),” tukasnya.
(Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Longsor Masih Mengancam Wilayah Manado)
Dia menyebut, terdapat ratusan orang yang dikerahkan untuk mencari korban. Mereka menggunakan peralatan seadanya untuk menggali dan membongkar bebatuan yang jatuh dari tebing. Jika pencarian belum membuahkan hasil, maka akan dilanjutkan esok.
“Untuk hari ini personel yang terlibat dalam evakuasi yakni dari unsur TNI dan Polri masing-masing 40 orang. Banser ada 20 personel, puluhan relawan, BPBD, Basarnas, dan PMI,” pungkasnya.
(Awaludin)