nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelajar SMA di Makassar Tewas Terseret Banjir

Herman Amiruddin, Jurnalis · Kamis 24 Januari 2019 14:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 24 609 2008835 pelajar-sma-di-makassar-tewas-terseret-banjir-a9fxtV41fj.jpg Pelajar tewas terseret banjir Sulsel (Foto: Herman Amiruddin)

MAKASSAR - Yaser (17), remaja yang masih duduk di bangku kelas 3 sekolah menengah atas (SMA) di Makassar tewas terseret arus banjir. Kompleknya di IDI Keluarahan Antang, Kecamatan Manggala Makassar diterjang banjir, Rabu 23 Januari 2019.

Keluarga korban, Sunarti mengatakan saat itu Yaser sedang menemani bapaknya dan omnya. Mereka ingin mengontrol rumah yang terendam banjir setinggi leher orang dewasa di perumahan itu.

Saat hendak menyeberang menuju rumah, arus air cukup deras sehingga ketiganya saling berpegangan dengan tali plastik. Sementara posisi korban berada barisan belakang.

"Ini sebenarnya dia tadi pergi kontrol rumah di sekitar lokasi banjir. Kebetulan dia pergi sama bapak dan omnya. Dia pegang tali akhirnya putus. Ini adek lalu jatuh ke dalam air dan terseret arus karena deras pak," kata Sunarti kepada Okezone, Kamis (24/1/2019).

(Baca Juga: Banjir Sulsel, 26 Orang Tercatat Meninggal Dunia)

Banjir

Senada diungkapkan Kapolsek Manggala Kompol Hasniaty, korban terbawa arus sekira pukul 10.00 Wita. Sementara jasadnya baru ditemukan sekira pukul 15.40 Wita.

"Saat itu, posisi korban berada barisan belakang. Tiba-tiba tali yang dipegang korban putus dan langsung terbawa arus dan seketika menghilang tepat berada di depan rumahnya," kata Kompol Hasniaty.

Sejumlah warga melakukan pencarian terhadap korban hingga akhirnya ditemukan di lokasi saat dirinya hilang terbawa arus.

(Baca Juga: Usai Lapor ke Jokowi, Kepala BNPB Langsung Tinjau Penanganan Banjir di Sulsel)

Kondisi korban saat ditemukan masih dalam keadaan bernafas dan dibantu nafas buatan dengan memompa perut korban untuk mengeluarkan air. Namun, yang keluar hanya segumpal darah.

Sehingga korban langsung dilarikan ke rumah sakit, namun dalam perjalanan menghembuskan nafas terakhir. Saat ini, korban sedang berada di salah satu rumah kerabat keluarganya untuk menunggu penguburan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini