nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siklon Tropis Riley Landa Bali, Puluhan Pohon Tumbang hingga Sebabkan 1 Tewas

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Jum'at 25 Januari 2019 09:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 25 244 2009188 siklon-tropis-riley-landa-bali-puluhan-pohon-tumbang-hingga-sebabkan-1-tewas-KKsNrnYbcj.jpg Pohon tumbang timpa pengendara motor. (Foto : Balipost)

DENPASAR – Siklon tropis Riley menerjang Bali, pada Kamis (24/1) sore. Akibatnya, hampir seluruh kabupaten/kota di Bali terjadi bencana pohon tumbang.

Untuk di wilayah Denpasar saja, peristiwa pohon tumbang terjadi di 21 titik pada 15.40-20.00 Wita. Pohon tumbang di Jalan Tukad Pakerisan bahkan menyebabkan 1 pengendara motor meninggal dunia. Sementara itu, pohon tumbang lainnya ada di Jalan Cok Agung Tresna menimpa 2 mobil areal parkir kantor Kementerian PU, Jalan Raya Puputan depan Plaza Renon, Jalan Gambuh menimpa 1 mobil, Jalan Merpati menghalangi lalu lintas, dan Jalan Nusa Indah.

Pohon tumbang juga terjadi di Jalan Kerta Pura, Setia Budi, Kusuma Atmaja, Jalan Basuki Rachmat, Jalan Sedap Malam, Jalan Tukad Batanghari X, Jalan Akasia, Jl. Tukad Badung 21 B, Jalan Tukad Balian, Jalan Dewata Indah, dan Jalan Antasura.

Terkait ekstremnya cuaca pada Kamis sore hingga malam itu, Prakirawan BMKG Wilayah III Denpasar, Eka Putra Wirawan, mengatakan, angin kencang yang puncaknya terjadi sekitar pukul 17.00 Wita disebabkan adanya siklon tropis Riley. Siklon ini mulai terbentuk pada pukul 08.00 Wita dengan Posisi Selatan Perairan Laut Timor, 16.9LS, 120.8BT (sekitar 810 km sebelah selatan Waingapu).

ilustrasi

Sementara, arah dan kecepatan geraknya barat ke Barat Daya dengan kecepatan 11 knots (20 km/jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Tekanan terendah mencapai 992 mb dengan Kekuatan 40 knot (75 km/jam).

Kondisi gangguan tropis berupa siklon ini memberikan dampak terhadap wilayah Bali yaitu berupa hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi. Dari data pengamatan tercatat kecepatan angin mencapai 40 knot (72 km/jam), sedangkan ketinggian gelombang mencapai 5 meter diperairan selatan Bali dan 2,5 meter di perairan Utara Bali.

(Baca Juga : BMKG: Waspada Angin Kencang dan Gelombang Tinggi 7 Meter di Perairan NTT)

Pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada dan siaga terhadap dampak yang disebabkan hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang, seperti pohon tumbang, tinggi gelombang laut, longsor, dan banjir bandang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada potensi hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi. Hindari berteduh di bawah pohon atau tiang papan iklan. Jika memungkinkan untuk memotong pohon yang terlalu tinggi dan hindari untuk beraktivitas di pantai dan laut,” katanya.

(Baca Juga : Pohon Tumbang Dekat Rumah Dinas Wawali Solo Timpa Toyota Fortuner)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini