Kampanye Melalui Internet Lebih Marak di Pemilu 2019

Jani Noor, Jurnalis · Sabtu 26 Januari 2019 17:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 26 606 2009787 kampanye-melalui-internet-lebih-marak-di-pemilu-2019-GumaiYR7rr.jpg Head of Innovation Center MNC Group, Irvan Nasrun dalam Seminar Cyber Security di Tasikmalaya, Jawa Barat (foto: Jani Noor/Sindonews)

TASIKMALAYA - Head of Innovation Center MNC Group, Irvan Nasrun mengatakan kampanye melalui internet lebih marak di Pemilu 2019. Hal ini dipengaruhi pengguna internet di Indonesia terus membeludak dan semakin dimanfaatkan untuk ajang kampanye.

"Penggunaan internet tahun 2014 masih sedikit dimanfaatkan para calon. Tapi di 2019 ini sepertinya calon tahu bahwa sasaran milenial banyak memakai internet," kata Irvan saat Seminar Cyber Security di Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Cipasung Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (26/1/2019).

(Baca Juga: DPR: Masyarakat Harus Memilih Sesuai Hati Nurani Tanpa Saling Mencaci) 

Head of Innovation Center MNC Group, Irvan Nasrun dalam Seminar Cyber Security di Tasikmalaya, Jabar (foto: Jani Noor/SINDO)	Head of Innovation Center MNC Group, Irvan Nasrun dalam Seminar Cyber Security di Tasikmalaya, Jabar (foto: Jani Noor/Sindonews)

Menurut Irvan, pengguna internet di Indonesia mencapai 143 juta orang atau kelima di dunia setelah China, India, Amerika dan Brazil. Dengan populasi terbanyak di Pulau Jawa dan Bali yang didominasi kaum perempuan.

"Maka tak heran para calon saat ini lebih gencar menggunakan medsos karena pengguna internet terus bertambah yang didominasi milenial perempuan," ujarnya.

Irvan pun mengungkapkan, berdasarkan umur dan pendidikan pengguna internet di rentang usia 18 sampai 25 tahun dengan rata-rata pendidikan minimal SMA atau sederajat.

"Dan pengguna internet di Jawa Bali mencapai 52 juta jiwa, kemudian Sumatera 18,6 jiwa, Sulawesi 7,3 juta jiwa, Papua 5,9 juta dan Kalimantan 4,2 juta jiwa," tuturnya.

Head of Innovation Center MNC Group, Irvan Nasrun dalam Seminar Cyber Security di Tasikmalaya, Jabar (foto: Jani Noor/SINDO)	Head of Innovation Center MNC Group, Irvan Nasrun dalam Seminar Cyber Security di Tasikmalaya, Jabar (foto: Jani Noor/Sindonews)

Karena pesatnya internet tersebut, Irvan tak memungkiri kedepan internet akan menjadi salah satu alat penunjang dalam Pemilihan Umum seperti yang telah dilakukan Badan Pengkajian dan Penerapatan Teknologi (BPPT) yang menguji coba Pemilihan Kepala Desa dengan TPS komputer.

(Baca Juga: Akankah Imbauan 'Jangan Golput' Ahok Didengar 'Ahokers'?) 

Namun karena di dunia juga belum ada yang menggunakan itu, maka internet akan menjadi salah satu alat teknologi partai dalam melaporkan hasil perolehan suara.

"Kalau sekarang rasanya belum memungkinkan karena perlu sosialisasi yang ekstra keras jika memakai TPS Komputer. Namun partai bisa enggunakannya untuk memudahkan laporan para saksi," ucapnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini