Menurut dia, ketinggian air kini mulai surut hingga 40 sentimeter (cm) sehingga sebagian pengungsi memilih pulang ke rumahnya dan sebagian lagi tetap bertahan di lokasi pengungsian.
Untuk membantu para korban banjir, kata dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang telah menyiapkan dapur umum dan mendorong kebutuhan logistik ke sejumlah titik pengungsian.
"Kita telah siapkan dapur umum dan logistik untuk para korban banjir. Kami mengimbau bagi warga yang rumahnya terendam banjir agar mengungsi ke lokasi yang aman karena curah hujan diperkirakan masih cukup tinggi," katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekalongan Suseno mengatakan sekitar 3.000 warga masih mengungsi ke sejumlah lokasi pengungsian antara lain di Masjid Alkaromah, Kantor Palang Merah Indonesia (PMI), GOR Jetayu, aula kecamatan dan kelurahan.
"Hampir semua wilayah di empat kecamatan yaitu Pekalongan Utara, Pekalongan Barat, Pekalongan Timur dan sebagian Pekalongan Selatan terendam banjir," katanya.