KENDAL - Partai Perindo bergerak cepat membantu warga agar terhindar dari serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal itu sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Para calon anggota legislatif (caleg) bersama dengan relawan dan pengurus partai melakukan fogging atau pengasapan gratis di wilayah dusun Karanganyar RT 03/04 dan RW 04. Desa Karangdowo, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal.
Ketua DPD Perindo Kendal Ardian Yuniarko bersama Caleg Perindo DPR RI Dapil Jawa Tengah I, Syafril Nasution dibantu DPW Rescue Jawa Tengah terjun langsung di lokasi memberikan fogging di rumah-rumah warga.
"Aksi ini menjadi wujud kepedulian Perindo kepada warga masyarakat. Kami lakukan fogging di dua RT," kata Ardian, Minggu (27/1/2019).
(Baca Juga: Caleg Perindo Cetuskan Gerakan Jumat Barokah)

Disampaikan Ardian, aksi sosial ini merupakan permintaan masyarakat. Tidak butuh waktu lama kader Perindo, caleg dan tim rescue turun langsug membantu pengasapan di perkampungan warga.
"Seluruh rumah warga di RT 03 dan 04 menjadi sasaran fogging," lanjutnya.
Disampaikan Ardian, kondisi hujan yang turun dengan intensitas tinggi menjadi kendala saat menggelar fogging. Sebab, kegiatan pengasapan berpindah dari satu rumah ke rumah yang lain. Namun, hal tersebut tak menyurutkan Perindo untuk melakukan pengasapan.
"Kendalanya ya turun hujan, aktivitas fogging jadi terkendala," paparnya lebih lanjit.
Sementara itu, M Muchsin ketua DPW Rescue Perindo Jawa Tengah yang kebetulan Caleg Perindo nomor urut 1 DPRD Semarang dari Dapil Jawa Tengah 8
(Boyolali, Magelang), menuturkan, bukan hanya rumah warga yang dilakukan fogging, namun kebun kosong dan juga saliran air (got) tak luput dari semprotan tim Rescue Perindo.
"Selaian rumah, kebun juga saliran air juga kita fogging," papar Muchsin
(Baca Juga: Konsolidasi Perindo di Surabaya, Hary Tanoe: Rangsang Pertumbuhan Ekonomi Daerah Butuh Ekosistem Kondusif)

Sebab, fogging menjadi salah satu upaya untuk memutus perkembangbiakan nyamuk aydes aigepty yang membawa bibit penyakit. Meski sudah di fogging masyarakat tetap harus jaga agar lingkungan tetap bersih.
Ia pun mengimbau masyarakat agar menjaga pola hidup bersih. Salah satunya melalui 3M yakni, menguras, menutup dan mengubur barang- barang bekas agar tidak menjadi sarang nyamuk.
(Arief Setyadi )