"Momen ini tidak seperti momen lainnya. Kedua partai kita lebih terpecah dari sebelumnya. Mari kita bahas bagaimana kita bisa bersatu untuk menciptakan peluang bagi lebih banyak orang."
Dalam sebuah wawancara yang ditayangkan di jaringan televisi CBS 60 Minutes, Schultz yang menggambarkan diri "sepanjang hidupnya Demokrat” menyebut Trump "tidak memenuhi syarat untuk menjadi presiden" dan menyalahkan kedua partai utama karena "secara konsisten tidak melakukan apa seharusnya dilakukan atas nama rakyat Amerika." Ia menuduh mereka "setiap hari terlibat dalam balas dendam politik."
Baca juga: Pria Inggris Dipenjara karena Coba Tembak Trump
Selama wawancara itu wartawan Scott Pelley memperkirakan "tweet marah pada jam 8 malam" Trump yang bereaksi terhadap Schultz.
Tweet yang dimaksud itu muncul terlambat, keesokan harinya jam 8 pagi.