Warga Bangkok lainnya, Seine Premmanuspaisal, terkejut setelah ia didiagnosis infeksi paru-paru setelah muntah dan batuk dalam darah selama tiga hari. Padahal ia tidak pernah memiliki riwayat penyakit pernapasan.
“Udara yang tercemar juga membawa kuman dan virus yang secara bertahap mempengaruhi tubuh kita. Meskipun berpikir Anda sehat, lingkungan yang mengerikan ini akan mengganggu Anda,” tutur Seine.
Kabut asap yang beracun yang menyelimuti Bangkok membuat pemerintah melibutkan 400 sekolah sampai akhir pekan ini. Hal tersebut dilakukan untuk melindungi anak-anak dari dampak buruk polusi.
Menurut proyek World Air Quality Index project (AQICN), Air Quality Index (AQI) Bangkok saat ini di kisaran 170, angka yang "tidak sehat".
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.