JAKARTA - Beberapa bulan terakhir ini, relawan Liliana Tanaja Tanoesoedibjo memang sedang gencar-gencarnya melakukan aksi peduli anak yatim di sejumlah panti asuhan Jakarta. Salah satunya, Panti Asuhan Chairun Nissa yang menjadi panti kelima yang dikunjungi relawan tersebut.
Disana, relawan memberikan bantuan pokok berupa beras, kompor gas, dan dispenser. Selain itu, juga berbincang dengan anak-anak panti.
Menurut ketua relawan, Yerry Talawujan, aksi peduli itu tidak ada korelasinya dengan kepentingan politik. Namun, hal itu bertujuan untuk menebar kebahagian dan membuat Indonesia semakin sejahtera.
"Kami ingin bagikan semangat dari kepedulian dan membuat masyarakat senang, anak-anak tertawa, anak-anak tambah semangat. Ini bukan tahun politik tapi ini tahun kegembiraan sebenarnya. Jadi jangan lah memakai tahun politik hanya bicara tentang politik saja," ujar Yerry di Panti Asuhan Chairun Nissa, Sabtu (2/2/2019).

Itu lah sebabnya, tambah Yerry, mereka datang bukan hanya karena bertepatan dengan tahun politik. Namun, saat bukan tahun politik, aksi tersebut sudah dilakukan dan dibiasakan oleh keluarga Harry Tanoesoedibjo.
Mereka juga ingin mengubah pandangan mengenai tahun ini, agar tidak dijadikan hingar-bingar politik saja. Namun, pada tahun ini rasa kepedulian dapat tersebar di mana-mana.
"Kami memang relawan lbu Liliana dan kalau bilang relawan tentu ada kaitannya dengan politik, tapi kami ingin mengubah tahun politik itu bukan hingar-bingar politik, tapi justru hingar bingar kepedulian," tutur Yerry.
Sekadar informasi, relawan Liliana Tanaja Tanoesoedibjo dalam waktu dekat ini mewacanakan untuk memberikan bantuan kepada 50 hingga 70 panti sosial, baik itu panti asuhan, rumah singgah, maupun panti jompo.

(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.