nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tembok SDN 121 Roboh, 1 Siswa Tertimpa hingga Pingsan

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Kamis 07 Februari 2019 15:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 07 340 2014874 tembok-sdn-121-roboh-1-siswa-tertimpa-hingga-pingsan-EflQ8D1obV.jpg Tembok SDN 121 Pekanbaru roboh menimpa siswa (Foto: Banda Haruddin Tanjung)

PEKANBARU - Insiden pagar sekolah roboh kembali terjadi di Pekanbaru, Riau. Kali ini, pagar SD Negeri Pekanbaru yang berada di Jalan Cut Nyak Dien, Kecamatan Sukajadi.

Robohnya pagar tersebut menimpa salah satu siswa bernama M Salman Faris. Hingga siswa yag duduk di kelas 3 itu pingsan, dan harus mendapatkan perawatan tim medis. 

"Kasus ini dalam penyelidikan kita. Sejumlah saksi terkait robohnya pagar tersebut sudah kita minta keterangan," kata Kapolsek Sukajadi Kompol Zulfa Renaldo, Kamis (7/2/2019).

Insiden robohnya pagar SD 121 yang lokasinya di belakang Kantor Wali Kota Pekanbaru itu terjadi sekira pukul 9.30 WIB. Informasi dihimpun, saat itu korban sedang memanjat pagar depan sekolah yang tidak terlalu tinggi itu. Saat dipanjat itulah, pagar terbuat dari beton itu roboh.

(Baca Juga: 52 Bangunan di Pamekasan-Madura Rusak Diterjang Angin Kencang)

Korban pun terluka terkena material bangunan pagar dan membuat kehebohan. Beberapa warga yang kebetulan melihat langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit.

Ilustrasi

Saksi mata menyebut, kondisi pagar bagian depan sekolah memang sudah lama goyang. Sejumlah warga sudah beberapa kali memberitahukan ke sekolah tentang ikwal bangunan yang tidak kuat itu.

"Sudah lama diperingatkan bahwa pagar itu kondisinya sudah goyong goyang. Kita sangat menyayangkan insiden ini bisa terjadi. Seharusnya cepat diperbaiki sebelum jatuh korban," ujar Indra, salah satu wali murid.

(Baca Juga: Rumah Ambruk di Taman Sari, Satu Keluarga Terjebak di Reruntuhan)

Ia menjelaskan, karena pagar tidak terlalu tinggi, banyak siswa yang keluar masuk sekolah dengan cara memanjatnya. "Memang sering dipanjat. Seharusnya ada pengawasan yang ketat dari sekolah," tuturnya.

Pada 24 November 2018 lalu, pagar SD Negeri 141 Pekanbaru juga roboh. Insiden ini menyebabkan dua siswa tewas dan lima lainnya luka luka.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini