Saksi mata menyebut, kondisi pagar bagian depan sekolah memang sudah lama goyang. Sejumlah warga sudah beberapa kali memberitahukan ke sekolah tentang ikwal bangunan yang tidak kuat itu.
"Sudah lama diperingatkan bahwa pagar itu kondisinya sudah goyong goyang. Kita sangat menyayangkan insiden ini bisa terjadi. Seharusnya cepat diperbaiki sebelum jatuh korban," ujar Indra, salah satu wali murid.
(Baca Juga: Rumah Ambruk di Taman Sari, Satu Keluarga Terjebak di Reruntuhan)
Ia menjelaskan, karena pagar tidak terlalu tinggi, banyak siswa yang keluar masuk sekolah dengan cara memanjatnya. "Memang sering dipanjat. Seharusnya ada pengawasan yang ketat dari sekolah," tuturnya.
Pada 24 November 2018 lalu, pagar SD Negeri 141 Pekanbaru juga roboh. Insiden ini menyebabkan dua siswa tewas dan lima lainnya luka luka.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.